Kenali Bedanya Penasihat Keuangan dan Penasihat Investasi

Kompas.com - 25/04/2021, 12:07 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

KOMPAS.com - Mengelola keuangan memang dapat dilakukan sendiri. Namun untuk yang sibuk, punya lebih dari satu sumber penghasilan, banyak aset, Anda dapat menggunakan jasa pihak ketiga.

Pihak ketiga ini dapat membantu Anda dalam pengelolaan dana agar memperoleh hasil optimal. Bukan hanya di masa kini, tetapi juga untuk masa depan, khususnya dalam hal finansial.

Pihak ketiga tersebut adalah penasihat keuangan dan penasihat investasi. Walaupun sama-sama ahli keuangan, tetapi punya perbedaan signifikan. Dan belum banyak orang mengetahui hal ini.

Agar Anda memahami perbedaan penasihat keuangan dan penasihat investasi, berikut ulasannya seperti dikutip dari Cermati.com.

Penasihat keuangan

Penasihat keuangan sering juga disebut konsultan keuangan. Tugasnya memberi jasa konsultasi untuk membantu klien (individu maupun korporat) dalam seluruh aspek finansial. Mulai dari perencanaan sampai implementasinya.

Penasihat keuangan membantu Anda dalam mengelola penghasilan dan pengeluaran secara tepat untuk mencapai target atau tujuan tertentu. Dengan begitu, Anda dapat menghemat banyak uang dan keluar dari masalah keuangan.

Seorang penasihat keuangan juga akan memberi saran dalam pengelolaan uang Anda, di antaranya menyusun rencana pensiun, memilih jenis investasi yang tepat dan menguntungkan sesuai profil risiko Anda, memberi pilihan produk asuransi, merencanakan dana pendidikan anak, pengurangan utang, serta lainnya.

Anda belum tentu mampu mengelola keuangan dengan baik, sehingga menggunakan jasa penasihat keuangan merupakan pilihan tepat. Dengan begitu, dapat terhindar dari berbagai risiko keuangan yang bisa menguras uang maupun aset Anda, seperti pemborosan, tumpukan utang, kesalahan investasi, dan lainnya.

Jadi, peran penasihat keuangan lebih dari sekadar pengelolaan uang untuk investasi. Skalanya lebih luas. Mengarahkan Anda untuk mengelola uang secara bijak, sehingga lebih terarah dan mencapai tujuan keuangan, serta kemapanan finansial.

Seorang penasihat keuangan bekerja bukan tanpa pendidikan, pelatihan, serta pengalaman kerja. Untuk bisa dinobatkan sebagai penasihat keuangan, minimal harus mengantongi sertifikasi atau lisensi Chartered Financial Consultant (ChFC) atau Certified Financial Planner (CFP).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Usaha BUMN Raup Rp 10,6 Miliar dari Jual Paket Sembako Ramadhan

Anak Usaha BUMN Raup Rp 10,6 Miliar dari Jual Paket Sembako Ramadhan

Whats New
Gubernur Bank Sentral Inggris Beri Warning Untuk Investor Bitcoin Cs

Gubernur Bank Sentral Inggris Beri Warning Untuk Investor Bitcoin Cs

Whats New
Membagi Biaya Pernikahan dengan Pasangan, Bagaimana Caranya?

Membagi Biaya Pernikahan dengan Pasangan, Bagaimana Caranya?

Spend Smart
India Dilanda 'Tsunami' Covid-19, Bagaimana Ekspor Batu Bara ABM Investama?

India Dilanda "Tsunami" Covid-19, Bagaimana Ekspor Batu Bara ABM Investama?

Whats New
Pemegang Polis Ritel Jiwasraya Kembalikan 14.000 Surat Program Restrukturisasi

Pemegang Polis Ritel Jiwasraya Kembalikan 14.000 Surat Program Restrukturisasi

Whats New
Terima 899 Aduan THR, Menaker Ida Minta Pemda Sanksi Tegas Pelanggar Aturan

Terima 899 Aduan THR, Menaker Ida Minta Pemda Sanksi Tegas Pelanggar Aturan

Rilis
Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah

Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah

Rilis
Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Whats New
ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

Whats New
Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

Rilis
Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Whats New
Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Whats New
Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X