KILAS

Pastikan Kelancaran Telekomunikasi, Telkom Pantau Pemulihan Infrastruktur di Wilayah Terdampak Bencana

Kompas.com - 25/04/2021, 17:07 WIB
Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya (tengah) saat meninjau infrastruktur ke posko TelkomGroup Siaga RAFI di Telkom Regional V Area Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara didampingi Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom Ahmad Reza (kedua dari kanan), Executive Vice President Telkom Regional V Pontjo Suharwono (paling kiri), Deputy EVP Infrastructure Telkom Regional V Bambang Haryasena (kedua dari kiri) dan Operation Senior Manager Regional Operation Center Telkom Regional V Deddy Suhendry (paling kanan) di Surabaya beberapa waktu yang lalu. TelkomDirektur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya (tengah) saat meninjau infrastruktur ke posko TelkomGroup Siaga RAFI di Telkom Regional V Area Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara didampingi Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Telkom Ahmad Reza (kedua dari kanan), Executive Vice President Telkom Regional V Pontjo Suharwono (paling kiri), Deputy EVP Infrastructure Telkom Regional V Bambang Haryasena (kedua dari kiri) dan Operation Senior Manager Regional Operation Center Telkom Regional V Deddy Suhendry (paling kanan) di Surabaya beberapa waktu yang lalu.

KOMPAS.com – Memastikan kelancaran komunikasi masyarakat sepanjang Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 2021, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar rangkaian kegiatan TelkomGroup Siaga Ramadan Idul Fitri (Rafi).

Tahun ini, TelkomGroup Siaga Rafi mengusung tema “Tetap Terhubung dan Terlindung”. Normalisasi infrastruktur dan layanan telekomunikasi di daerah terdampak bencana alam menjadi salah satu fokus Telkom.

Seperti diketahui, dalam beberapa bulan terakhir sejumlah wilayah di Tanah Air dirundung bencana alam, seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Timur.

Beberapa wilayah di NTT mengalami banjir bandang. Sementara, Kota Malang, Blitar, dan Lumajang di Jawa Timur terdampak gempa.

Senior Vice President Corporate Communication dan Investor Relations Telkom Ahmad Reza mengatakan, pihaknya segera membenahi infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Baca juga: BMKG Ungkap 4 Penyebab Ribuan Rumah Rusak Akibat Gempa Malang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut disampaikan Reza saat berkunjung ke Posko TelkomGroup Siaga Rafi di Surabaya yang bertanggung jawab untuk wilayah Regional V Telkom (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara).

“Kami memastikan layanan Telkom di wilayah yang terkena bencana, seperti di NTT, Malang, Lumajang, dan Blitar segera kembali pulih,” ucap Reza menurut rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (25/4/2021).

Terkait upaya pemulihan layanan di NTT, lanjut Reza, pihaknya mengaku menghadapi banyak tantangan. Hal ini lantaran wilayah terdampak bencana banjir bandang mengalami kerusakan serius dan medan lokasinya pun berat.

Namun, saat ini, tim teknisi Telkom yang terjun ke lokasi terdampak telah berhasil melakukan sejumlah perbaikan dan penyambungan kabel.

“Kami bersyukur tim teknisi yang berada di garda terdepan mampu mempercepat pemulihan kondisi layanan yang per hari ini dapat dilaporkan sudah mencapai 90 persen. Sedangkan untuk infrastruktur sudah 100 persen normal,” kata Reza.

Baca juga: Keluhan Warga NTT Korban Badai Seroja: 2 Pekan Badai Berlalu Pemda hanya Mondar-mandir Pendataan, Janji Rehab Rumah Tak Kunjung Ditepati

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Whats New
Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Rilis
 IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Whats New
Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Whats New
ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Whats New
Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Whats New
Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Whats New
Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Whats New
Berdikari Datangkan Gandum untuk  Stabilisasi Harga Pakan

Berdikari Datangkan Gandum untuk Stabilisasi Harga Pakan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.