[TREN DIARY KOMPASIANA] Belajar Mencintai Kegagalan | "1 Kali Gagal, 2 Kali Bangkit" | Mengatasi Minder Bersekolah di Kota

Kompas.com - 27/04/2021, 07:07 WIB
Ilustrasi menulis ShutterstockIlustrasi menulis

KOMPASIANA---Seperti halnya masa pertumbuhan, dalam berkarya juga kita akan berjalan setelah jatuh berkali-kali. Tapi, itulah berproses.

Nah, dalam berproses itu kita bisa memelajari banyak hal baru. Setelah itu kita bisa mengembangkan keterampilan dari serangkaian kegagalan yang pernah kita laui, bukan?

Memang tidak mudah berdamai dengan kegagalan. Karena kita mesti mengatur ulang pola pikir optimistis untuk memandang setiap kegagalan bukan sebagai kemunduran.

Bila sukses itu dimulai dari kegagalan, bisakah kita mulai mencintai kegagalan?

1. Alasan Mengapa Kamu Harus Belajar Mencintai Kegagalan

Setiap orang pasti pernah merasakan kegagalan, menurut Kompasianer Sri Pujiati bahkan itu merupakan proses dari kehidupan.

Selalu ada cerita kegagalan di balik sebuah kisah kesuksesan, begitu juga sebaliknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, kegagalan dan kesuksesan merupakan dua hal yang berjalan berdampingan, tinggal bagaimana kita menyikapinya.

"Kegagalan memang terkadang membuat kita ingin menyerah dan berhenti saja, karena kita merasa usaha yang telah kita lakukan terasa sia-sia dan percuma," tulis Kompasianer Sri Pujiati.

Untuk itulah kita mestibelajar mencintai kegagalan. Itu bukan tanpa alasan, karena di balik kegagalan itu ada hal luar biasa yang mungkin tidak pernah kita ketahui. (Baca selengkapnya)

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.