Mafia dari Instansi Lain Berkeliaran di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Penjelasan AP II

Kompas.com - 28/04/2021, 06:09 WIB
Warga negara India menunjukkan identitas saat dipulangkan kembali ke India oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/4/2021) Dok Humas Imigrasi Kelas I TPI Bandara Soekarno-HattaWarga negara India menunjukkan identitas saat dipulangkan kembali ke India oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/4/2021)


JAKARTA, KOMPAS.com – Mafia yang menawarkan jasa meloloskan penumpang dari luar negeri tanpa prosedur karantna berkeliaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Satgas Udara Penanganan Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta buka suara terkait hal ini. Pihaknya memastikan dua pelaku yang meloloskan penumpang pesawat asal India tanpa prosedur karantina Covid-19 bukan petugas Bandara Soekarno-Hatta.

Ketua Satgas Udara Penanganan Covid-19 dari unsur TNI AU, Kolonel PAS M.A Silaban mengatakan dua oknum yang terlibat kasus tersebut hanya mengaku-ngaku sebagai petugas bandara.

Baca juga: Dua Mafia yang Loloskan WNI dari Karantina Disebut Bukan Petugas Bandara Soekarno Hatta

“Diduga kedua oknum itu, yang di sejumlah pemberitaan berinisial S dan RW, adalah pihak berkepentingan dengan instansi lain di bandara,” ungkap Silaban dalam keterangan resmi, dikutip pada Rabu (28/4/2021).

Meski bukan berasal dari pegawai Bandara Soekarno-Hatta, mafia ini aktif berkeliaran di bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) tersebut.

Baca juga: Update, Daftar 22 Bandara yang Sudah Sediakan GeNose

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan para mafia ini punya akses tertentu di bandara melalui kartu pas sehingga meyalahgunakan wewenang yang dimilikinya.

“Oleh karena itu mereka memiliki kartu pas bandara, dan mereka tidak bertanggung jawab, tapi justru melakukan penyalahgunaan kartu pas bandara,” kata Kolonel PAS M.A Silaban.

Baca juga: Luhut Berharap Bandara Kediri Rampung Tepat Waktu

Adapun kasus ini akan didalami juga baik oleh Satgas Udara Penanganan Covid-19, Kantor Otoritas Bandara Wilayah I, dan Polri.

"Satgas Udara Penanganan Covid-19 mendukung penuh Polri untuk mengungkap kasus ini," ujar Kolonel PAS M.A Silaban (TNI AU).

Terkait hal ini, pihak Angkasa Pura II atau AP II turut menyampaikan penjelasan melalui Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi.

Baca juga: Ditinjau Luhut, Apa Kabar Bandara Kediri yang Dibangun Gudang Garam?

Agus menyampaikan hal senada dengan Silaban, yang memastikan bahwa kedua oknum tersebut bukan petugas bandara.

“Kami sudah melakukan pengecekan, dan memastikan bahwa dua oknum itu bukan petugas Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Agus Haryadi.

Dia pun menyampaikan pesan kepada para pihak yang berkepentingan di Bandara Soekarno-Hatta agar tak menyalahgunakan wewenang yang dimilikinya.

Baca juga: Tarif Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Lagi, Ini Rinciannya

"Kami juga senantiasa meminta kepada seluruh petugas, baik dari AP II atau instansi lain yang berkepentingan di bandara agar selalu dapat mentaati peraturan dan menjaga nama Bandara Soekarno-Hatta,” tambah Agus Haryadi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.