Banyak Diminati, Apa Keuntungan Kuliah di Sekolah Kedinasan?

Kompas.com - 28/04/2021, 07:02 WIB
Ilustrasi pendaftaran sekolah kedinasan 2021. KemenPAN-RBIlustrasi pendaftaran sekolah kedinasan 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pendaftaran sekolah kedinasan masih dibanjiri para pelamar. Hingga Selasa (27/4/2021) pukul 07:55 WIB, pelamar yang sudah membuat akun sebanyak 230.713 orang. Dari jumlah tersebut, 146.055 di antaranya sudah memilih sekolah kedinasan dan 95.180 pelamar sudah melakukan submit data.

Pendaftaran sekolah kedinasan sediri akan berakhir pada 30 April 2021. Bagi yang tertarik kuliah di sekolah kedinasan, lekas mendaftar.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi bidang SDM Aparatur di Kementerian PANRB Teguh Widjinarko mengatakan, mengeyam pendidikan di sekolah kedinasan memiliki keuntungan.

Sebab sekolah kedinasan dirancang khusus untuk memenuhi keahlian yang sangat spesifik yang diperlukan instansi pemerintahan.

Artinya kata dia, peluang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) usai mengenyam pendidikan di sekolah kedinasan sangat terbuka lebar.

Baca juga: Mengenal Teknologi AWR Kementan yang Bikin IFAD Kagum

"Seleksi yang dilakukan adalah pada saat mereka mendaftarkan diri untuk masuk ke sekolah kedinasan. Sementara secara keahlian sesuai dengan bidangnya mereka akan melalui ujian-ujian di sekolah kedinasan yang dipandang merupakan seleksi kompetensi bidang," jelasnya kepada Kompas.com, Rabu (28/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena itu jika mereka tidak lulus sekolah kedinasan maka hilang kesempatannya untuk menjadi PNS," sambungnya.

Teguh mengatakan, lulusan sekolah kedinasan juga tak perlu lagi mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sebab kata Teguh, lulusan sekolah kedinasan sudah dijamin bakal langsung menjadi PNS.

"Tidak harus mendaftar tes lagi. Karena tes sudah dilakukan di awal. Mereka nantinya ditempatkan sesuai dengan rencana kebutuhan yang diajukan oleh masing-masing instansi. Biasanya instansi pemerintah mengajukan kebutuhan lulusan sekolah kedinasan untuk ditempatkan di instansinya," kata dia.

Baca juga: Hingga Maret 2021, Bank Mandiri Sudah Restrukturisasi Kredit Rp 124,2 Triliun

Sementara terkait masa pendidikan sekolah kedinasan, Teguh mengatakan hal tersebut tergantung jenjang pendidikan yang dibuka oleh masing-masing instansi pemerintahan.

Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono juga  memastikan, lulusan sekolah kedinasan di instansi pemerintah akan langsung menjadi PNS.

"Iya nanti kalau lulus jadi PNS," ucapnya.

Sebelumnya, delapan instansi pemerintah tahun ini membuka pendaftaran Sekolah Kedinasan yang telah dimulai sejak 9 April 2021. Kedelapan instansi tersebut antara lain Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perhubungan.

Berdasarkan data BKN, hingga Sabtu (24/4/2021) pukul 18.29 WIB, pelamar yang sudah membuat akun sebanyak 202.915. Dari jumlah tersebut, 115.510 diantaranya sudah memilih Sekolah Kedinasan dan 69.986 pelamar sudah melakukan submit data.

Baca juga: Dua Orang yang Loloskan WNI dari India Bukan Petugas Bandara Soekarno-Hatta



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.