Kompas.com - 28/04/2021, 07:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Fintech peer to peer (P2P) lending alias pinjaman online (pinjol) makin marak di Indonesia. Sebab, dengan adanya layanan ini memungkinkan pemberi pinjaman dan penerima pinjaman melakukan transaksi pinjam meminjam tanpa harus bertemu langsung.

Biasanya, mekanisme transaksi pinjam meminjam dilakukan melalui sistem yang telah disediakan oleh penyelenggara pinjol, baik melalui aplikasi maupun website.

Dengan beragam kemudahan tersebut, banyak masyarakat yang memutuskan untuk menggunakan layanan pinjol.

Baca juga: Update 146 Perusahaan Pinjol Terdaftar dan Berizin, OJK Coret Bsalam

Namun, ada baiknya Anda perhatikan enam hal penting ini sebelum memutuskan menggunakan Pinjol agar ke depannya tak membebani diri sendiri.

Mengutip dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) enam hal yang harus diketahui sebelum gunakan pinjol, yakni sebagai berikut:

1. Pastikan Meminjam di Perusahaan yang terdaftar/berizin di OJK

Sebelum melakukan pinjaman, ada baiknya Anda mengecek legalitas perusahaan pinjol melalui kontak OJK 157 atau di lama resminya, www.ojk.go.id.

2. Pinjam Sesuai Kebutuhan Produktif dan Maksimal 30 Persen dari Total Penghasilan

Gunakan dana dari pinjol untuk kebutuhan yang bersifat produktif, bukan konsumtif. Selain itu, dana yang dipinjam jangan melebihi 30 persen dari penghasilan Anda agar tidak memberatkan.

Pertimbangkan pula tanggungan atau cicilan lain yang harus Anda bayarkan juga.

Baca juga: OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasar Masih Khawatir Resesi Global, Tren Pelemahan IHSG Diproyeksi Berlanjut

Pasar Masih Khawatir Resesi Global, Tren Pelemahan IHSG Diproyeksi Berlanjut

Whats New
Sri Mulyani: Ekonomi Digital Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Masa Depan

Sri Mulyani: Ekonomi Digital Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Masa Depan

Whats New
Program Kompor Listrik Batal, Pemerintah Kembali Dorong Jargas

Program Kompor Listrik Batal, Pemerintah Kembali Dorong Jargas

Whats New
Badai PHK Karyawan Belum Usai, Pengusaha Ungkap Penyebabnya

Badai PHK Karyawan Belum Usai, Pengusaha Ungkap Penyebabnya

Whats New
Hong Kong Tarik Varian Mie Sedaap, Wings Group Indonesia Buka Suara

Hong Kong Tarik Varian Mie Sedaap, Wings Group Indonesia Buka Suara

Whats New
Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Resesi Global di Depan Mata, Waktunya Kurangi Investasi dan Simpan Uang Tunai?

Whats New
Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Resesi Global Mengancam, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

Whats New
Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Dilema Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Stasiunnya Jauh dari Pusat Kota

Whats New
Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Di Banyak Negara, Kereta Cepat Dibangun untuk Bersaing dengan Pesawat

Whats New
BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

BUMN ID Food Kembangkan Ekosistem Rantai Pasok Nelayan

Whats New
Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Ekonomi Sirkular Berpotensi Sumbang PDB hingga Rp 638 Triliun pada 2030

Whats New
Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Konsep TMII 70 Persen Area Hijau, Kementerian PUPR: Bangunan Tak Diperlukan Kami Bongkar

Whats New
Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Ekonom Ungkap Penyebab Rupiah Melemah ke Rp 15.200 per Dollar AS

Whats New
Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Whats New
Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.