Jadi Menteri Investasi, Harta Bahlil Capai Rp 300 Miliar dan Miliki Tanah di 18 Lokasi

Kompas.com - 28/04/2021, 17:04 WIB
Presiden Joko Widodo melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Istana Kepresidenan pada Rabu (28/4/2021). YouTube/Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Istana Kepresidenan pada Rabu (28/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo Rabu (28/4/2021) resmi melantik Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi.  Bahlil sekaligus merangkap pula jabatan sebagai Kepala BKPM.

Sebagai seorang mantan pengusaha, Bahlil tercatat sebagai salah satu menteri di jajaran Kabinet Jokowi dengan nilai kekayaan yang cukup mentereng.

Tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Pengelenggara Negara (LHKPN) yang ia laporkan pada 5 Maret 2021 untuk periode tahun 2020, total harta kekayaan Bahlil mencapai Rp 300,44 miliar.

Sebagian besar harta yang ia miliki dalam bentuk tanah dan bangunan.

Baca juga: Bahlil Sebut BKPM Sudah Selesaikan Investasi Mangkrak Rp 474,9 Triliun

Pada laporan tersebut dijelaskan, ia memiliki tanah dan bangunan di 18 lokasi dengan total nilai mencapai Rp 282,28 miliar.

Sebagian besar tanah tersebut, yakni sebanyak 14 lokasi, berada di Jayapura, Papua. Sisanya berada di Gianyar, Jakarta, dan Sragen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain tanah dan bangunan, tercatat Bahlil juga memiliki mobil Toyota Harier keluaran tahun 2007 dengan harga Rp 90 juta, Honda CRV keluaran tahun 2010 dengan harga Rp 62 juta, serta Mitsubishi pick up keluaran tahun 2012 seharga Rp 18 juta.

Harta Bahlil dalam bentuk lainnya, yakni surat berharga senilai Rp 2,012 miliar dan kas dan setara kas senilai Rp 15,97 miliar.

Baca juga: Profil Bahlil Lahadalia: dari Sopir Angkot, Kepala BKPM, Kini Menteri Investasi

Pria kelahiran Banda, Maluku Tengah, Maluku, pada 7 Agustus 1976 tersebut merupakan pemilik PT Rifa Capital Holding Company dari 10 perusahan lain.

Anak usahanya itu bergerak di berbagai bidang, mulai dari perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, hingga konstruksi.

Sebelum menjabat sebagai Kepala BKPM, Bahlil dikenal sebagai i Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2015-2019.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Bahlil Gaet Investasi Rp 900 Triliun di 2021



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.