Kompas.com - 28/04/2021, 20:07 WIB
Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan di Jakarta, Kamis (18/7/2019) Kompas.com/YOGA SUKMANADirektur Investasi Saratoga Devin Wirawan di Jakarta, Kamis (18/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Rabu (28/4/2021), menyetujui pembagian dividen senilai Rp 298,43 miliar atau Rp 110 per lembar saham.

Usai menggelar RUPST, emiten berkode SRTG ini langsung mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Hasil RUPSLB  menyetujui usulan manajemen Saratoga untuk melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pemegang saham yang telah memungkinkan perseroan untuk mengeksekusi setiap rencana investasi. Kami yakin bahwa keputusan pembagian dividen dan stock split ini akan menjadikan Saratoga semakin menarik sebagai partner investasi di pasar modal Indonesia," ujar Presiden Direktur Saratoga Michael W.P. Soeryadjaya melalui keterangan tertulis.

Baca juga: Sandiaga Uno Ungkap Makna Nama Saratoga

Di tengah situasi pandemi Covid-19, SRTG  tetap menjaga momentum pertumbuhan portofolio investasi secara positif. Hal tersebut tercermin dari nilai aset bersih yang tumbuh sebesar 39 persen menjadi Rp 31,70 triliun.

"Selama pandemi, fokus dari strategi kami adalah mempertahankan ketahanan operasional, baik pada perusahaan induk maupun seluruh perusahaan portofolio investasi. Dengan tetap mengutamakan prinsip prudent (kehati–hatian) dalam mengelola semua risiko dan konsisten menerapkan strategi diversifikasi, kami bersyukur target ketahanan operasional dapat dicapai dengan baik," katanya.

Pada tahun 2020, nilai investasi SRTG di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 120 persen menjadi Rp 10,18 triliun dan nilai investasi di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) tumbuh 56 persen menjadi Rp 12,64 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Saratoga juga membukukan pendapatan dividen di tahun 2020 sebesar Rp 750 milliar. Sebagian besar dikontribusikan oleh PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebesar Rp 215 miliar, TBIG Rp 214 miliar, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) sebesar Rp 210 miliar dan PT Provident Agro Tbk (PALM) sebesar Rp 105 miliar.

Baca juga: Macquarie Serap Seluruh Saham Baru Emiten Milik Saratoga, Totalnya Rp 2,43 Triliun

Strategi investasi SRTG

Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan mengatakan, untuk mendukung pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19, pihaknya akan terus mengoptimalkan investasi di lini bisnis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Perseroan juga akan mendorong portofolio investasi untuk menjalankan ekspansi bisnis agar mampu menjangkau lebih banyak pasar dan menjadi solusi masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.