Kompas.com - 29/04/2021, 11:42 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKS/ZIMMYTWSIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Asuransi berbasis syariah bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memberikan perlindungan bagi diri maupun keluarga.

Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia Yoga Prasetyo mengatakan, secara benefit asuransi konvensional dan syariah bisa dibilang sama. Artinya, produk asuransi konvensional dalam syariah bisa dibuat, sesuai dengan prinsip-prinsip kesyariahan.

Namun sebut dia, asuransi syariah memiliki fitur yang tidak ada dalam asuransi konvensional.

"Ada fitur-fitur yang ada di dalam asuransi syariah itu menjadi khas syariah tetapi tidak ada di asuransi konvensional. Contohnya, produk asuransi syariah yang ada di dalamnya ditambahkan ada unsur wakaf. Jadi, orang yang mempunyai polis syariah, dia juga bisa sambil berwakaf," kata Yoga dalam wawancara eksklusifnya dengan Kompas.com secara virtual, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: 3 Asuransi Allianz Ini Bisa Dinikmati Nasabah Bank Hana

Asuransi syariah yang ditawarkan tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat beragama Islam, yang non-muslim pun juga dapat menikmati produk mereka, seperti di Allianz Life Indonesia berbasis syariah.

"Kita memberikan satu pilihan kepada masyarakat, baik itu yang muslim maupun non-muslim terhadap satu instrumen keuangan yang basisnya berbeda. Tidak sekadar transaksional tetapi juga ada unsur-unsur yang lain. Seperti ada unsur implementasi fairness-nya di situ," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mencontohkan, dana kebaikan yang merupakan program Allianz contohnya, dikelola secara transparan dengan menampilkan data saldo serta pengeluarannya.

"Sehingga nanti klaim yang dibayarkan dari dana kebaikan itu lebih sedikit atau ada surplus maka dana surplus ini akan dibagikan kepada para peserta. Inilah uniknya di asuransi syariah yang tidak ada di konvensional," ujarnya.

Allianz Life Indonesia sendiri telah menggandeng Bukalapak dan Gojek untuk memudahkan akses pembayaran kontribusi atau premi asuransi.

Untuk di platform Gojek sendiri, tidak hanya sekadar akses pembayaran, tetapi juga menawarkan produk asuransi Allianz kepada para pemegang polis.

"Gojek adalah kerja sama kita untuk nasabah yang mau membayar premi asuransi. Jadi sebagai fasilitas payment gateway. Kita juga ada lagi di GoSure, itu kita menawarkan produk kesehatan yaitu tadi benefit-nya ketika pemegang polis rawat inap di rumah sakit, ada santunan harian yang akan dibayarkan oleh Allianz. Nama produknya hospital cash plan," katanya.

Selain memberikan keselamatan dan keamanan pada masyarakat umum, Allianz juga memberika fasilitas yang sama kepada para mitra Gojek.

"Satu lagi adalah kerja sama kita dengan Gojek untuk memberikan santunan kesehatan kepada driver Gojeknya," ujar Yoga.

Baca juga: Dana Kelolaan Allianz Life Naik Jadi Rp 42,7 Triliun



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Softbank, E-Commerce Sepatu Asal Jepang Bakal Masuk Indonesia Tahun Depan

Disuntik Softbank, E-Commerce Sepatu Asal Jepang Bakal Masuk Indonesia Tahun Depan

Whats New
Naik 21,45 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Semester 1 2021 Capai Rp 12,5 Triliun

Naik 21,45 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Semester 1 2021 Capai Rp 12,5 Triliun

Whats New
Aturan Menaker Terkait Subsidi Gaji Tahun 2021 Terbit, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya

Aturan Menaker Terkait Subsidi Gaji Tahun 2021 Terbit, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya

Whats New
Insentif Kartu Prakerja Belum Cair, Jangan Lupa Lakukan Ini!

Insentif Kartu Prakerja Belum Cair, Jangan Lupa Lakukan Ini!

Whats New
Hyundai dan LG Akan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Hyundai dan LG Akan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Whats New
Bareskrim Tindak Hukum Dua Pinjol Ilegal, SWI: Beri Efek Jera

Bareskrim Tindak Hukum Dua Pinjol Ilegal, SWI: Beri Efek Jera

Whats New
Meski Cetak Laba Rp 150,8 Triliun, Kinerja Facebook Diproyeksi Tak Cerah Sepanjang Tahun

Meski Cetak Laba Rp 150,8 Triliun, Kinerja Facebook Diproyeksi Tak Cerah Sepanjang Tahun

Whats New
Google Sumbang Rp 14,5 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia

Google Sumbang Rp 14,5 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia

Rilis
Kini Mencairkan BPUM Rp 1,2 Juta Tak Perlu Antre, Ini Caranya

Kini Mencairkan BPUM Rp 1,2 Juta Tak Perlu Antre, Ini Caranya

Whats New
Luhut Sebut Potensi Kerugian akibat Banjir Rob Lebih dari Rp 1.000 Triliun

Luhut Sebut Potensi Kerugian akibat Banjir Rob Lebih dari Rp 1.000 Triliun

Whats New
Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Menkes Mau Kumpulkan Data Medis Warga

Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Menkes Mau Kumpulkan Data Medis Warga

Whats New
ARTO Cetak Rekor, Kekayaan Jerry Ng Bertambah Rp 3,91 Triliun Sehari

ARTO Cetak Rekor, Kekayaan Jerry Ng Bertambah Rp 3,91 Triliun Sehari

Whats New
Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Rilis
Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Whats New
ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X