Wujudkan Smart Hospital, Rumah Sakit Perlu Bangun Infrastuktur Digital di Semua Lini

Kompas.com - 29/04/2021, 16:23 WIB
Country Segment Business Leader, Healthcare, and Real Estate Schneider Electric Indonesia Ferry Kurniawan dalam acara virtual Schneider Electric. DOK. SCHNEIDER ELECTRICCountry Segment Business Leader, Healthcare, and Real Estate Schneider Electric Indonesia Ferry Kurniawan dalam acara virtual Schneider Electric.
|

Kemudian, digitalisasi juga membantu integrasi antarunit. Jadi, kolaborasi dapat dilakukan dengan lebih efektif. Terakhir adalah efisien. Dengan kecerdasan teknologi, semua proses penanganan di rumah sakit jadi lebih efisien.

Perencanaan digitalisasi infrastuktur

Untuk mendukung penggunaan teknologi digital dalam pengoperasiannya, rumah sakit juga harus memikirkan perencanaan digitalisasi infrastruktur. Manajemen rumah sakit juga harus memiliki perencanaan mekanikan dan elektrikal yang terintegrasi.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI) Achmad Sutowo Sutopo.

Menurutnya, rumah sakit harus memastikan suplai listrik yang memadai tanpa adanya gangguan, pengaturan sistem tata udara yang baik, dan perencanaan pemeliharaan berkala terhadap sarana serta prasarana rumah sakit.

Baca juga: Schneider Electric Beberkan 4 Faktor Wujudkan Transformasi Digital yang Tangguh dan Berkelanjutan

Selain itu, rumah sakit juga harus memberikan jaminan keselamatan pasien dari bahaya listrik dan kebakaran. Sebab, hal tersebut merupakan tujuan utama dalam digitalisasi infrastruktur rumah sakit.

“Perencanaan-perencanaan itu hanya dapat dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh sistem sehingga dapat menciptakan satu data lake yang dapat dianalisis secara menyeluruh. Rumah sakit juga dapat melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kegagalan yang berdampak terhadap keselamatan pasien dan tenaga medis,” ujar Achmad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Platform berbasis IoT

Country Segment Business Leader, Healthcare, and Real Estate Schneider Electric Indonesia Ferry Kurniawan sependapat dengan dr Kuntjoro dan Achmad.

Menurutnya, ada tiga hal utama yang dapat terbantu berkat adanya digitalisasi di rumah sakit, yakni keselamatan pasien, pengalaman pasien, dan produktivitas staf.

“Sistem yang baik harus dapat menjangkau parameter patient safety. Selain itu, pengalaman pasien juga dapat meningkat dengan adanya teknologi. Pasien dapat dilayani, dirawat, dan keluar dengan cepat berkat penggunaan teknologi digital di rumah sakit,” jelas Ferry.

Baca juga: Roberto Rossi Ditunjuk Jadi Presiden Cluster Schneider untuk Indonesia dan Timor Leste

Digitalisasi juga bisa memungkinkan pasien dapat mengeset pengaturan suhu dan alat elektronik di kamarnya dengan leluasa sehingga dapat meningkatkan kenyamanan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.