Menilik Rencana Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Manfaatnya?

Kompas.com - 30/04/2021, 06:32 WIB
Gedung Kementerian BUMN Dokumentasi Kementerian BUMNGedung Kementerian BUMN

Kemudian, menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor pangan berkualitas.

Oleh karena itu, fokus pengembangan bahan pokok pangan nasional akan dibagi-bagi ke perusahaan yang berbeda-beda agar hasilnya maksimal.

Baca juga: Maksimalkan Potensi Ekonomi Syariah, BI Akan Bentuk Holding Ekonomi Bisnis Pesantren

Sebagai contoh, untuk produksi beras, jagung, cabai merah dan bawanh merah, nantinya akan menjadi tugas Sang Hyang Seri dan Pertani.

Kemudian, produksi ayam dan sapi di PT Berdikari, produksi ikan di Perindo dan Perinus.

Selain itu untuk storage dan distribusi nantinya akan difokuskan untuk BGR Logistic untuk perdagangan.

Telah dibentuk PMO khusus

Selain itu, kata Arief, RNI telah berupaua mempercepat pembentukan holding ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satunya dengan membentuk Project Management Office (PMO) yang dibagi menjadi 7 stream untuk mengawal Project Charter percepatan pengembangan BUMN Pangan.

Ketujuh stream itu terdiri dari Portofolio Business Development and Business Integration, Finance Funding and Investment, lalu SDM, Organisasi & Budaya, Optimalisasi Aset, Supply Chain Management & IT/IRT, Legal GCG Internal Audit & Disk Management, dan Holding Strategy & Transformation.

Baca juga: Erick Thohir Ingin Holding Asuransi BUMN Tiru Kesuksesan Perusahaan Raksasa China

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.