Luhut Dorong Penerapan Teknologi STAL dalam Pengolahan Nikel

Kompas.com - 30/04/2021, 09:42 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan secara virtual dalam pembukaan UKM Jabar Paten, Jakarta, Sabtu (3/4/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan secara virtual dalam pembukaan UKM Jabar Paten, Jakarta, Sabtu (3/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi inovasi pengembangan teknologi Step Temperature Acid Leaching (STAL).

Teknologi pengolahan mineral secara hidrometalurgi tersebut dikembangkan oleh PT Trinitan Metal and Minerals Tbk.

"Ini ada pengembangan teknologi baru dari anak bangsa, kita dukunglah. Saya ingin produk-produk dalam negeri terus maju,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Direktur IWIP Nilai Indonesia Berperan Penting dalam Produksi Nikel Dunia

Pengembangan teknologi STAL pada nickel ore (bijih nikel) yang diproses dengan tekanan atmosfir (atmospheric pressure), mampu menghasilkan recovery nikel di atas 90 persen.

Teknologi STAL juga menghasilkan limbah yang lebih ramah lingkungan dan dapat dikelola kembali menjadi produk yang bernilai dibandingkan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL), pemurnian nikel yang saat ini banyak digunakan oleh para penambang.

Limbah STAL menghasilkan residu Fe (besi) dan Al (aluminium) yang bisa diolah menjadi iron ore dan produk lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, STAL juga dinilai akan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan teknologi pengolahan nikel lainnya.

Luhut pun meminta agar teknologi STAL dapat terus dikembangkan dan diharapkan semua pemangku kepentingan dapat bekerja sama dengan baik untuk mendukung penerapan teknologi ini.

Baca juga: Macet di Terusan Suez Sebabkan Ekspor Kayu hingga Nikel RI Terhambat

Terkait dengan investasi teknologi STAL, ia berharap Indonesia dapat menarik investor yang sesuai untuk pengembangan teknologi ini.

Ia bilang, perlu penyampaian data yang jelas terkait teknologi STAL agar menarik para investor.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X