Aplikasi Super Berhasil Raih Pendanaan Seri B Sebesar Rp 405 Miliar

Kompas.com - 30/04/2021, 18:38 WIB
Para pendiri aplikasi Super. Dok Humas aplikasi SuperPara pendiri aplikasi Super.

Hal itu yang membuatnya tergerak membangun Super.

Tim pendiri aplikasi Super pun tanggap menyadari bahwa kunci dari penyetaraan harga terdapat pada rantai distribusi yang efisien.

"Kami melihat ledakan social commerce di Tiongkok dan India memungkinkan tercapainya harga yang lebih terjangkau bagi konsumen di negara tersebut,” terang Co-Founder Super Debeasinta Budiman.

Kini, Debeasinta mengaku bahwa pihaknya merasa puas karena model sistem agen yang dijalani berhasil memberdayakan banyak perempuan di daerah-daerah.

“Dengan menghubungkan pemasok besar ke agen-agen kecil ini, kami mampu mengurangi kebutuhan gudang dan armada yang berlebih dalam rantai suplai yang kurang efektif. Dengan begitu, kami dapat memperluas jangkauan, dan membantu mengurangi emisi karbon Indonesia. Model bisnis Aplikasi Super merupakan solusi yang menguntungkan bagi semua orang,” imbuh Debeasinta.

Sementara itu, perwakilan Softbank Ventures Asia, Cindy Jin mengapresiasi apa yang dilakukan Super.

“Dengan naiknya tren social commerce di ranah global, tim kami di Softbank Ventures Asia telah melacak sektor berkembang di Asia Tenggara. Kami kagum dengan pengetahuan dan komitmen erat tim aplikasi Super pada daerah-daerah Indonesia yang kurang diperhatikan,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menambahkan, bahwa pihaknya percaya bahwa hyperlocal team seperti mereka akan mampu menavigasi dan membangun platform di Indonesia.

“Aplikasi Super ada di garda terdepan untuk menangkap momentum social commerce di area pelosok Indonesia, dan kami senang dapat bekerja sama dengan Steven dan tim dalam perjalanan mengembangkan platform mereka di tahun-tahun mendatang," sambungnya

Sebagai informasi, Super telah beroperasi di 17 kota di Jawa Timur. Perusahaan ini memanfaatkan platform logistik hyperlocal untuk mendistribusikan barang kebutuhan konsumen ke agen-agen dalam waktu kurang dari 24 jam setelah pemesanan.

Aplikasi Super juga bekerja sama dengan ribuan agen untuk mendistribusikan ribuan hingga jutaan barang kebutuhan setiap bulannya. Rencana terdekat, Super ingin meningkatkan aktivitas mereka di Jawa Timur dan merambah ke provinsi-provinsi lain di daerah timur Indonesia.

Saat ini, Super berfokus pada produk-produk FMCG dan akan memperluas cakupan produknya dengan pendanaan yang baru diterima. Selain itu, mereka juga akan mengembangkan brand white label, yakni SuperEats.

"Terdapat lebih dari 60 juta keluarga yang tinggal di luar Jakarta dan mayoritas perdagangan masih dilakukan secara offline. Peluang besar ini akan menghadirkan kompetisi yang besar, akan tetapi Steven adalah seorang pemimpin dengan misi yang solid. Kami akan terus mendukung aplikasi Super dalam perjalanannya ke depan,” ujar Co-Founder dan Managing Partner Amasia, John Kim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.