Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KURASI KOMPASIANA] Cita-cita dan Niat Baik | Cara Praktis Capai Target Hidup | Sikap Orangtua Saat Target Hidup Anak Berbeda

Kompas.com - 01/05/2021, 13:53 WIB

KOMPASIANA---Setiap orang tentu punya target hidup yang ingin diraihnya. Namun, untuk membuatnya benar-benar terwujud tak jarang harus ditempuh dengan melewati jalan terjal.

Bahkan terkadang kegagalan kerap hadir dalam upaya memenuhi satu per satu target hidup yang sudah direncanakan.

Kecewa tentu saja, apalagi jika ditambah melihat orang lain mampu menggapai sesuatu yang juga menjadi tujuan kita.

Meski begitu, bukan berarti menyerah jadi langkah terakhir yang bisa diambil.

Sejatinya belum terwujudnya target hidup harusnya menjadi pelajaran, mungkin perlu adanya perubahan arah atau langkah dan upaya meningkatkan kemampuan untuk mencapai setiap target hidup.

1. Target Hidup: Cita-cita Mengalir Bersama Niat Baik

Masa kecil kita, selalu diwarnai dengan banyak cita-cita. Cita-cita yang merupakan harapan dan juga motivasi untuk mencapai target hidup.

Tapi, cita-cita adalah juga impian, yang tak selalu harus terwujud.

Hal itu juga yang dialami oleh Kompasianer Wuri Handoko. Dalam artikelnya Wuri mengurai pengalaman saat cita-cita masa kecilnya harus kandas, namun peristiwa itu yang justru bisa membuatnya menemukan tempat lain sebagai tujuan.

Baginya target hidup adalah proses yang mengalir dengan niat baik. Tak perlu menjadi beban.

"Target hidup adalah proses yang mengalir, dan pencapaian adalah sebuah harapan yang menjadi kenyataan karena bersandar pada niat baik," ujarnya (Baca selengkapnya)

2. Cara Praktis Mencapai Target Hidup dan Maknanya

Pergulatan tentang bagaimana mencapai target hidup, rasanya bukan lagi merupakan pengalaman pribadi seseorang saja tapi jadi kegundahan semua orang.

Kompasianer Inosensius I. Sigaze memberikan 3 cara praktis untuk dapat memenuhi target hidup dengan mudah setiap hari. Mulai dengan menuliskan target hidup yang sudah diprogram pada cermin di kamar mandi hingga di dinding yang berhadapan langsung dengan tempat tidur.

Setiap cara yang diberikannya mengandung makna penting bahwa target hidup itu bisa diwujudkan melalui serangkaian proses belajar hingga evaluasi.

Lakukan setahap demi setahap, hingga kita akan menjadi semakin dekat dengan puncak dari target hidup. (Baca selengkapnya)

3. Sikap Orangtua Saat Target Hidup Anak Berbeda dengan Keinginan Mereka

Setiap orangtua tentu berharap anaknya bisa menjalani hidup sesuai dengan rencana hingga berada pada puncak kesuksesan mewujudkan target hidupnya.

Akan tetapi, banyak orangtua yang berhadapan dengan perbedaan antara target hidup mereka untuk anak dengan target hidup anak sendiri. Jika seperti itu bagaimana menjembataninya?

Menurut Kompasianer Gobin Dd ada dua sikap yang semestinya dimiliki oleh orangtua saat anak mengungkapkan target hidupnya. Apalagi target hidup yang berseberangan dengan pikiran orangtua.

Intinya orangtua harus membangun sikap positif dan suportif agar anak bisa bersungguh-sungguh dalam mengejar target hidup yang dibuatnya. (Baca selengkapnya)

***

Tertarik dengan konten-konten menarik di atas? Silakan baca artikel lainnya pada Topik Pilihan Kompasiana: Target Hidup. (NDY)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Earn Smart
Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Harga BBM Nonsubsidi Berubah Berkala, Masyarakat Perlu Edukasi agar Terbiasa

Harga BBM Nonsubsidi Berubah Berkala, Masyarakat Perlu Edukasi agar Terbiasa

Whats New
Kemenaker: BUMN Bisa Jadi Aktor Penting Terwujudnya Indonesia Emas di 2045

Kemenaker: BUMN Bisa Jadi Aktor Penting Terwujudnya Indonesia Emas di 2045

Rilis
Tumbuh 700 Persen, IBK Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp 104 Miliar

Tumbuh 700 Persen, IBK Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp 104 Miliar

Whats New
Mayora Group Bangun Pabrik Daur Ulang Plastik Berteknologi 'Food Grade' di Jombang

Mayora Group Bangun Pabrik Daur Ulang Plastik Berteknologi "Food Grade" di Jombang

Whats New
BRI Danareksa Sekuritas Bidik Jumlah Transaksi Bisnis Ritel Brokerage Tumbuh 48 Persen di 2023

BRI Danareksa Sekuritas Bidik Jumlah Transaksi Bisnis Ritel Brokerage Tumbuh 48 Persen di 2023

Whats New
Daftar 4 Bank dengan Aset Terbesar di Indonesia

Daftar 4 Bank dengan Aset Terbesar di Indonesia

Whats New
Berkat Dana Desa, Kemenkeu Sebut Jumlah Desa Tertinggal Turun Jadi 9.221

Berkat Dana Desa, Kemenkeu Sebut Jumlah Desa Tertinggal Turun Jadi 9.221

Whats New
Masuk Tahap Akhir, 99 Persen Nasabah Setuju Restrukturisasi Polis Jiwasraya

Masuk Tahap Akhir, 99 Persen Nasabah Setuju Restrukturisasi Polis Jiwasraya

Whats New
BUMN PT ASDP Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

BUMN PT ASDP Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Luhut: 2024 Tidak Ada Proyek Mangkrak, Termasuk 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Luhut: 2024 Tidak Ada Proyek Mangkrak, Termasuk 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Whats New
BRI Dapat Alokasi KUR dari Pemerintah Rp 270 Triliun di 2023

BRI Dapat Alokasi KUR dari Pemerintah Rp 270 Triliun di 2023

Whats New
Bos PLN Pastikan Indonesia Tidak Bakal Alami Pemadaman Listrik Massal Seperti Pakistan

Bos PLN Pastikan Indonesia Tidak Bakal Alami Pemadaman Listrik Massal Seperti Pakistan

Whats New
Tahun Ini Kemenkeu Alokasikan 'Hadiah' Rp 8 Triliun untuk Pemda Berkinerja Baik

Tahun Ini Kemenkeu Alokasikan "Hadiah" Rp 8 Triliun untuk Pemda Berkinerja Baik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+