PMI Manufaktur RI Kembali Naik, Sri Mulyani: Menunjukkan Arah Perbaikan Ekonomi

Kompas.com - 03/05/2021, 16:43 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020). BPMI SetpresMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Sabtu (21/11/2020).
|

"Ini menjadi downside risk dari pertumbuhan ekonomi global yang sejatinya meningkat cukup baik," ucap Ani.

Agar pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih cepat meski dibayangi berbagai risiko Covid-19 dari global, pihaknya terus menyempurnakan program PEN. Penyempurnaan ditujukan agar penyerapannya berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan efektif.

Fokus utamanya adalah pada penanganan kesehatan, terutama terkait pelayanan pada masyarakat untuk testing, tracing, dan treatment. Sebab tanpa perbaikan kondisi kesehatan yang terhantam virus, ekonomi tidak mungkin dipulihkan.

"Jadi kita akan terus melaksanakan APBN dalam mendukung pemulihan ekonomi dan bekerjasama dengan otoritas moneter dalam mengawal pemulihan ekonomi tahun ini dan tahun depan," pungkas Ani.

Baca juga: Biaya Masak Air 10 Liter Pakai Kompor Listrik Cuma Rp 1.283, Kok Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.