Tanpa Modal Asing, Siapa Sosok di Balik Maskapai Baru Super Air Jet?

Kompas.com - 03/05/2021, 16:44 WIB
Pramugari Super Air Jet, maskapai baru yang berrencana melakukan penerbangan perdana dalam waktu dekat. dok. Super Air JetPramugari Super Air Jet, maskapai baru yang berrencana melakukan penerbangan perdana dalam waktu dekat.


JAKARTA, KOMPAS.com – Pertanyaan mengenai siapa sosok di balik Super Air Jet mencuat, seiring rencana penerbangan perdana maskapai baru itu dalam waktu dekat.

Direktur Utama (Chief Executive Officer) Super Air Jet, Ari Azhari, buka suara mengenai sejarah berdirinya maskapai Super Air Jet yang diperkenalkan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Ari Azhari menjelaskan bahwa Super Air Jet didirikan pada Maret 2021. Maskapai ini telah memiliki kode penerbangan “IU” dari IATA (Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional) dan “SJV” dari ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional).

Baca juga: Maskapai Baru Super Air Jet Siap Mengudara, Ini Penampakannya

“Super Air Jet merupakan maskapai penerbangan swasta baru kategori layanan pengangkutan penumpang berjadwal harian yang berasal dari Indonesia dan sepenuhnya dimiliki atas penyertaan modal orang lokal (dalam negeri),” ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (3/5/2021).

Dengan begitu, Super Air Jet didirikan dengan 100 persen modal dalam negeri. Ini artinya pendirian Super Air Jet dilakukan tanpa suntikan modal dari luar negeri atau modal asing.

Orang-orang di balik operasional Super Air Jet juga bukan orang baru pada bisnis penerbangan Indonesia. Ari Azhari sendiri tercatat pernah memegang jabatan penting di maskapai Lion Air sebagai General Manager Service Lion Group.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rusdi Kirana: Boeing Anggap Saya seperti Celengan

Tak ayal, maskapai ini santer dikaitkan dengan Lion Group, hingga bos Lion Air Rusdi Kirana disebut-sebut sebagai sosok yang mendirikan sekaligus pemilik Super Air Jet.

Kendati begitu rupanya Super Air Jet bukan bagian maupun anak usaha dari Lion Group. Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com menyebut bahwa Super Air Jet berbeda atau terpisah dengan Lion Group.

Hanya saja, ketika ditanya apakah Super Air Jet dimodali Rusdi Kirana, Danang belum memberikan jawaban hingga tulisan ini disusun.

Baca juga: Lion Air Buka Rute Wuhan-CGK Angkut TKA China? Ini Penjelasan Kemenhub

Yang jelas, Ari Azhari dalam keterangannya sempat mengulas mengenai adanya sumber daya manusia (SDM) yang berpengalaman puluhan tahun dalam pengoperasian Super Air Jet.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.