UMKM Pilih Market Place Selama Pandemi, Ini Alasannya

Kompas.com - 03/05/2021, 20:31 WIB
Ilustrasi digitalisasi bagi UMKM. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi digitalisasi bagi UMKM.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 yang melanda medorong transformasi digital secara besar-besaran pada UMKM dengan mulai berjualan melalui market place.

Berdasarkan survei Katadata Insight Center (KIC) yang dilakukan terhadap 392 UMKM di sejumlah kota di Indonesia, yakni Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Medan pada periode 24 Maret hingga 9 April 2021 menemukan sebanyak 82 persen responden UMKM menggunakan Shopee sebagai tempat menjual dan memasarkan produk secara online.

Manajer Survei Katadata Insight Center, Vivi Zabkie mengatakan, pada masa pandemi, pelaku UMKM mulai berpindah ke marketplace. Cukup banyak UMKM jadi pemain baru di platform online pada masa pandemi. Dan marketplace adalah pilihan utama mereka ketika masuk ke platform penjualan online.

Baca juga: Survei: Digitalisasi Makin Cepat, 86 Persen UMKM Responden Beralih ke Marketplace

“Temuan tersebut menunjukkan, kehadiran marketplace di Indonesia secara umum telah memberi beragam manfaat bagi UMKM, yakni memperluas jaringan usaha (72 persen), mempermudah interaksi dengan pelanggan secara online (65 persen) hingga mempermudah ekspor (19 persen),” kata Vivi melalui siaran pers, Senin (3/5/2021).

Selain Shopee, 64 persen responden menggunakan Tokopedia sebagai tempat menjual dan memasarkan produk secara online, Bukalapak 28 persen, Lazada 22 persen, Blibli 15 persen dan lainnya 9 persen.

Sementara itu, hasil survey mencatat 92 persen responden memilih platform Shopee sebagai platform yang memberi rasa aman tertinggi. Dilanjutkan oleh Tokopedia 72 persen, Bukalapak 35 persen, Lazada 36 persen dan Blibli 40 persen.

Untuk program promo, seperti gratis ongkir, cash back dan diskon untuk meningkatkan pembelian, 89 persen UMKM pengguna Shopee merasakan hal ini. Dilanjutkan dengan pengguna Tokopedia 45 persen, 17 persen pengguna Lazada, 11 persen pengguna Bukalapak, dan 12 persen pengguna Blibli.

Sedangkan dalam hal membantu memasarkan produk atau toko dengan baik, 85 persen UMKM yang menggunakan Shopee merasakan manfaat ini, UMKM yang menggunakan Tokopedia 53 persen, 33 persen UMKM pengguna Lazada, 17 persen UMKM pengguna Bukalapak dan 12 persen UMKM pengguna Blibli.

Di masa pandemi Covid-19, kehadiran platform digital menjawab tuntutan konsumen, dengan sedert aturan yang mengharuskan konsumen tak banyak bepergian, tetap berada di rumah, serta menjaga jarak. Di sisi lain, UMKM menyadari adanya tren peralihan konsumen ke belanja digital.

“Maka dari itu, marketplace akhirnya menjadi tempat yang diandalkan untuk mempertemukan UMKM dengan konsumen,“ tegas Vivi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Whats New
KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Whats New
Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Whats New
Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Whats New
Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Whats New
Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Rilis
Debt Collector Asal Tarik Kendaraan, Perusahaan Pembiayaan Siap-siap Kena Sanksi

Debt Collector Asal Tarik Kendaraan, Perusahaan Pembiayaan Siap-siap Kena Sanksi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X