Gara-gara Pandemi, Indonesia Terancam Balik Jadi Negara Low Middle Income

Kompas.com - 04/05/2021, 14:43 WIB
Ilustrasi resesi shutterstock.comIlustrasi resesi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa terang-terangan menyebut Indonesia terancam turun lagi menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah akibat Covid-19.

Padahal sebelumnya, Indonesia sudah mampu menyabet kategori negara berpendapatan menengah ke atas (upper middle income) pada tahun 2019.

Sayangnya, akibat pandemi, pertahanan itu harus pupus.

Baca juga: Kuartal I Masih Resesi, Pemerintah Proyeksi Ekonomi -0,6 hingga -0,9 Persen

"Kontraksi ekonomi yang dialami pada tahun 2020 memberi risiko bagi indonesia untuk masuk ke dalam kategori lower middle income," kata Suharso dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrembangnas) Tahun 2021, Selasa (4/4/2021).

Sebelum pandemi Covid-19, pemerintah sudah menyusun strategi agar Indonesia mampu terlepas dari jeratan negara berpendapatan kelas menengah.

Dalam RPJMN, strategi itu mampu mengantar Indonesia keluar dari negara berpendapatan menengah pada tahun 2036 dan diperkirakan menjadi negara maju pada tahun 2045.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di mana kita berasumsi Indonesia akan mampu keluar dari middle income country tahun 2036, jika ekonomi bisa tumbuh rata-rata 5,7 persen per tahun dan PDB per kapita 5 persen," ucap Suharso.

Karena pandemi sudah terjadi, pihaknya lantas segera melakukan penyesuaian dalam rencana pembangunan negara, termasuk melakukan desain ulang terhadap strategi transformasi ekonomi Indonesia.

Baca juga: Kuartal I-2021, Indonesia Diproyeksi Masih Dilanda Resesi

Bappenas telah menyiapkan 6 strategi besar dalam mendesain ulang transformasi pasca pandemi Covid-19, yang menggunakan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai instrumen utama.

Keenam strategi ini menjadi game changer untuk menuju Indonesia maju sebelum tahun 2045.

Sementara saat ini, Bappenas telah menyelesaikan rencana peta jalan transformasi ekonomi Indonesia yang diharapkan selesai dalam waktu dekat

"Kita perlu bekerja keras, bekerja cerdas, dan segera melakukan penyesuaian. Transformasi ekonomi nantinya dilakukan oleh dua strategi utama, yaitu mengubah struktur perekonomian dari lower productivity to higher productivity sectors, dan meningkatkan prioritas masing-masing sektor," pungkas Suharso.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.