Hadapi Pandemi Covid-19, Singapore Airlines Dapat Tambahan Likuiditas Rp 21,6 Triliun

Kompas.com - 04/05/2021, 15:49 WIB
Pesawat Airbus A350-900ULR Singapore Airlines/Channel News AsiaPesawat Airbus A350-900ULR

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai Singapore Airlines (SIA) meraup dana sebesar 2 miliar dollar Singapura (atau sekitar Rp 21,6 triliun) dari transaksi penjualan dan sewa-kembali (sale-and-leaseback) 11 pesawat maskapai tersebut.

Adapun pesawat yang masuk dalam transaksi ini terdiri atas tujuh pesawat Airbus A350-900 dan empat pesawat Boeing 787-10.

Goh Choon Phong, Chief Executive Officer Singapore Airlines mengatakan dana yang dihasilkan dari transaksi tersebut memungkinkan perusahaan menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Sandiaga Uno: Singapore Airlines Melayani Penerbangan ke Bali Mulai 4 Mei

“Kami akan tetap sigap dalam menanggapi kondisi pemasaran yang terus berkembang serta siap menangkap setiap peluang pertumbuhan yang ada pada saat kita mulai pulih dari krisis ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/5/2021).

Sejauh ini SIA telah berhasil mengumpulkan kurang lebih 15,4 miliar dollar Singapura atau sekitar Rp 166 triliun dana segar (fresh liquidity) sejak 1 April 2020, termasuk transaksi sale-and-leaseback ini.

Selain transaksi yang terakhir ini, maskapai tersebut mendapatkan dana segar dari right issue 8,8 miliar dollar Singapura, pembiayaan yang dijamin (secured financing) senilai 2,1 miliar dollar Singapura, penerbitan obligasi konversi 2,0 miliar dollar Singapura, serta dana lebih dari 500 juta dollar Singapura dari fasilitas kredit terbaru dan pinjaman jangka pendek tanpa jaminan.

Di luar dana tersebut, SIA juga telah memperoleh komitmen kredit senilai lebih dari 2,1 miliar dollar Singapura, serta obligasi konversi 6,2 miliar dollar Singapura sebelum Rapat Umum Tahunan pada bulan Juli 2021.

Baca juga: Paling Terpukul di Asia, Singapore Airlines Rugi Rp 36,49 Triliun akibat Covid-19

"Selama periode yang sangat tidak pasti seperti saat ini, pada saat industri penerbangan tengah menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat pandemi Covid-19, SIA Group akan terus menjajaki berbagai inisiatif untuk meningkatkan likuiditas jika hal tersebut diperlukan," jelas Goh Choon Phong.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X