Penuhi Syarat Ini, Indonesia Bisa Jadi Negara Maju Sebelum 2045

Kompas.com - 04/05/2021, 16:44 WIB
Ilustrasi Indonesia SHUTTERSTOCKIlustrasi Indonesia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan, Indonesia bisa menjadi negara maju sebelum 2045. 

Namun syaratnya, Indonesia setidaknya harus mencatat pertumbuhan ekonomi rata-rata 6 persen per tahun. Hal ini tak lepas akibat pandemi Covid-19.

Sebab sebelum ada pandemi, pemerintah sudah memperhitungkan Indonesia perlu tumbuh rata-rata 5,7 persen per tahun dan PDB per kapita 5 persen agar keluar dari middle income country tahun 2036 dan menjadi negara maju sebelum tahun 2045.

"Indonesia memerlukan pertumbuhan rata-rata 6 persen untuk membawa Indonesia menjadi negara maju, dan lepas dari middle income trap sebelum tahun 2045," kata Suharso dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2021, Selasa (4/4/2021).

Suharso menuturkan, pandemi bahkan membuat Indonesia terancam turun lagi menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah.

Baca juga: Hadapi Pandemi Covid-19, Singapore Airlines Dapat Tambahan Likuiditas Rp 21,6 Triliun

Padahal sebelumnya, Indonesia sudah mampu menyabet kategori negara berpendapatan menengah ke atas (upper middle income) pada tahun 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kontraksi ekonomi yang dialami pada tahun 2020 memberi risiko bagi indonesia untuk masuk ke dalam kategori lower middle income," ungkap dia.

Adapun dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi, Indonesia perlu melakukan transformasi ekonomi. Suharso mengungkap, transformasi itu harus dilakukan dalam jangka menengah dan panjang.

Transformasi memerlukan penyesuaian dalam rencana pembangunan negara, termasuk melakukan desain ulang terhadap strategi transformasi ekonomi Indonesia.

Sebab bila tanpa adanya re-desain dan pertumbuhan ekonomi rata-rata hanya 5 persen, maka pada tahun 2045 pun Indonesia belum keluar dari middle income trap.

"Transformasi ekonomi dilakukan oleh dua strategi utama, yaitu mengubah struktur perekonomian dari lower productivity to higher productivity sectors dan meningkatkan prioritas masing-masing sektor," pungkas Suharso.

Baca juga: Gara-gara Pandemi, Indonesia Terancam Balik Jadi Negara Low Middle Income



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
Pekan Keempat September 2021, BI Catat Arus Modal Asing Keluar Rp 5,92 Triliun

Pekan Keempat September 2021, BI Catat Arus Modal Asing Keluar Rp 5,92 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.