Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun

Kompas.com - 04/05/2021, 21:00 WIB
Ilustrasi penjualan sukuk. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi penjualan sukuk.
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (4/5/2021).

Berdasarkan siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pemerintah mengantongi Rp 10 triliun dari hasil lelang sukuk tersebut.

"Pemerintah melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara pada tanggal 4 Mei 2021 untuk seri SPNS05112021 (new issuance), PBS027 (reopening), PBS017 (reopening), PBS029 (reopening), PBS004 (reopening) dan PBS028 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia," tulis DJPPR dalam siaran persnya.

Baca juga: RI-Uni Eropa Kerja Sama dalam Green Recovery

Sementara total penawaran sukuk yang masuk mencapai Rp 19,9 triliun. Seri sukuk yang paling banyak mendapatkan penawaran yakni seri PBS027 yang mencapai Rp 7,6 triliun.

Sebelumnya, imbalan atau tingkat kupon yang ditawarkan meliputi SPN-S 05112021 (diskonto), PBS027 (6,5 persen), PBS017 (6,12 persen), PBS029 (6,37 persen), PBS004 (6,1 persen), dan PBS028 (7,75 persen).

Adapun penerbitan SBSN seri SPN-S menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back dengan mendasarkan pada fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor 72/DSN-MUI/VI/2008.

Sedangkan penerbitan SBSN seri PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased dengan mendasarkan pada fatwa DSN-MUI nomor 76/DSN-MUI/VI/2010.

Baca juga: Super Air Jet Siap Mengudara, Dirut Garuda: Kami Welcome



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X