BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan BCA

Halo, Ini Zamannya Bertransaksi Perbankan Semudah Menggunakan Media Sosial

Kompas.com - 04/05/2021, 22:12 WIB
Ilustrasi interface digital banking platform myBCA Dok. BCAIlustrasi interface digital banking platform myBCA

KOMPAS.com - Bayangkan ketika Anda memiliki banyak rekening di sebuah bank. Untuk membuat seluruhnya terkoneksi dengan e-banking, Anda harus memiliki banyak nomor handphone agar dapat dihubungkan dengan masing-masing rekening.

Bayangkan pula betapa repotnya ketika Anda harus melakukan login satu per satu untuk mengakses seluruh rekening. Belum lagi, keriweuhan yang pasti Anda alami ketika harus menghafalkan satu per satu atau mencatat daftar user ID dan password.

Untunglah, Anda berada di zaman serba canggih. Di zaman sekarang, bermodalkan smartphone atau laptop, akses layanan perbankan ke seluruh akun rekening bisa Anda dapatkan melalui satu pintu, seperti saat menggunakan media sosial.

Terlebih jika Anda nasabah Bank Central Asia (BCA) yang memiliki lebih dari satu rekening. Saat ini, BCA telah meluncurkan produk digital banking platform terbaru, yakni myBCA. Produk ini cocok bagi Anda yang tak mau mengalami kerepotan seperti cerita tadi.

Baca juga: Jaga Kerahasiaan Data Pribadi agar Akun Rekening Anda Aman

Memperkenalkan myBCA

MyBCA adalah layanan digital banking platform terbaru dari BCA dimana Anda hanya memerlukan single user ID untuk dapat mengakses seluruh informasi rekening yang dimiliki di BCA dengan mengggunakan BCA ID.

MyBCA dapat diakses melalui aplikasi di smartphone, baik Android maupun iOS atau melalui web pada desktop.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak BCA menginformasikan bahwa saat ini, myBCA telah tersedia di Play Store dan App Store. Sementara, myBCA versi web browser https://mybca.bca.co.id masih dalam tahap pengembangan dan akan segera dirilis.

Sebelum menggunakan layanan itu, Anda perlu memiliki BCA ID sebagai user ID untuk login myBCA.

Baca juga: Sering Lupa User ID dan Password? Ternyata Ini Penyebabnya...

BCA ID adalah single user ID yang dapat dipakai untuk mengakses myBCA dan Welma. BCA ID lebih dulu dipakai untuk login pada layanan investasi dan asuransi milik BCA, yakni Welma.

Barulah saat ini, akses yang sama dipakai juga untuk myBCA. Karenanya, mendaftarkan BCA ID juga bisa dilakukan pada dua aplikasi tersebut.

Sebagai informasi, BCA ID bukan berupa email, nomor kartu ATM, user ID BCA mobile (m-BCA), atau KlikBCA. BCA ID adalah user id yang bisa Anda buat sendiri sesuai preferensi.

Anda juga dapat memiliki lebih dari satu BCA ID. Terpenting, satu BCA ID dapat menghubungkan sebagian atau seluruh rekening BCA yang Anda miliki.

Baca juga: Lepas Penat di New Normal, Main Game atau Staycation?

Perlu diketahui, satu rekening hanya dapat dikaitkan dengan satu BCA ID. Satu BCA ID hanya dapat dikaitkan dengan satu email dan sebaliknya. Pihak BCA mengimbau, user dan password BCA ID adalah rahasia sehingga tidak boleh diberikan kepada siapa pun.

Mudahnya membuat BCA ID lewat myBCA

Untuk mendapatkan BCA ID, Anda perlu melakukan registrasi di myBCA. Jika sudah memiliki aplikasi Welma, Anda bisa langsung mengakses ke myBCA menggunakan BCA ID yang sebelumnya sudah didaftarkan untuk mengakses aplikasi tersebut.

Cara membuatnya pun sama seperti registrasi aplikasi online pada umumnya. Jika membuat BCA ID lewat myBCA, begini langkahnya.

Pertama, buka aplikasi atau website myBCA. Lalu, pilih menu registrasi. Setelahnya, buatlah username BCA ID. Username yang dibuat terdiri dari 6-21 karakter dan dapat berupa angka, huruf, atau kombinasi keduanya.

Baca juga: Aktivasi Digital Perbankan, Solusi Bertransaksi saat WFH

Kemudian, masukkan alamat email aktif, buat password yang merupakan kombinasi angka dan huruf sebanyak 6-12 karakter. Lalu, masukkan nomor kartu ATM.

Jika sudah memiliki m-BCA, Anda tinggal memasukkan PIN yang sama untuk digunakan pada layanan itu. Kemudian, cek email untuk aktivasi BCA ID.

Pastikan BCA ID yang didaftarkan sudah diverifikasi atau diaktivasi lewat email. Jika Anda tidak mengaktivasinya dalam kurun waktu 24 jam setelah email aktivasi dikirimkan, BCA ID yang didaftarkan akan dihapus secara otomatis. Namun, Anda tetap dapat membuat BCA ID kembali dengan email yang sama.

Ilustrasi pengguna digital banking platform myBCADok. Shutterstock/Tom Wang Ilustrasi pengguna digital banking platform myBCA

Setelah memiliki akun BCA ID, Anda bisa langsung login ke myBCA di perangkat mobile atau website. Lakukan personalisasi akun dengan menghubungkan nomor rekening dan BCA ID, lalu buat PIN transaksi myBCA.

Baca juga: Menimbang Pentingnya Punya Mobil Pribadi ketika Berkeluarga

Untuk diketahui, personalisasi akun adalah proses menghubungkan akun BCA ID dengan nomor rekening, nomor customer kartu kredit, dan produk lainnya.

Pada saat melakukan personalisasi, Anda perlu mengingat bahwa satu BCA ID hanya dapat terkoneksi dengan satu nomor rekening atau nomor customer kartu kredit. Proses personalisasi dilanjutkan dengan pembuatan PIN untuk otorisasi transaksi di aplikasi mobile tempat BCA ID digunakan.

Adapun produk dana yang dapat disinkronisasi dengan BCA ID adalah rekening tabungan dengan jenis Tahapan, Tapres, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, BCA Dollar dan Giro Perorangan Rupiah.

Selain itu, bisa pula Kartu Kredit BCA, pinjaman, deposito, investasi, dan Tahapan Berjangka. Sementara saat ini, rekening joint account tidak dapat dikaitkan dengan BCA ID.

Baca juga: Transaksi Online Makin Getol di Masa Pandemi, Awas Penipuan Mengatasnamakan OneKlik!

Agar dapat digunakan untuk bertransaksi finansial, myBCA harus dikoneksikan dengan BCA ID. Caranya, pengguna harus menyesuaikannya dengan platform yang dipakai.

Jika menggunakan web myBCA, BCA ID yang digunakan harus terkoneksi dengan KeyBCA. Ini berlaku bagi Anda yang sudah memiliki KlikBCA.

Sementara, untuk bertransaksi di myBCA versi mobile, BCA ID harus terkoneksi dengan nomor ponsel e-banking yang memiliki fasilitas finansial. Hal ini otomatis dilakukan bila sebelumnya sudah memiliki BCA mobile.

Untuk menghubungkan myBCA dengan nomor ponsel e-banking bisa dilakukan secara manual dengan memilih menu Daftar e-banking di ATM, ataupun secara otomatis dengan download, install, dan aktivasi nomor HP di BCA mobile.

Baca juga: Sedang Marak, #AwasModus Pencurian Data Rahasia Perbankan!

Setelah melakukan personalisasi, Anda tinggal membuat PIN Transaksi myBCA berupa 6 digit numerik. Setelah itu, myBCA Anda dapat langsung digunakan, baik di perangkat mobile maupun website.

Fitur-fitur myBCA

Lewat myBCA, Anda bisa menikmati fitur-fitur yang tersedia. Berikut beberapa di antaranya.

Fitur e-Deposito dapat digunakan bagi yang berencana membuka rekening deposito. Jadi, lewat myBCA, Anda bisa membuat sendiri rekeningnya. Bahkan, Anda juga bisa memilih jangka waktu dan bunga yang kompetitif.

Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan fitur Transfer. Dengan fitur ini, Anda dapat memilih rekening sumber dana untuk transfer ke sesama rekening BCA, Sakuku, BCA Virtual Account (VA).

Baca juga: Jaga Diri Selama Pandemi, Transaksi Nontunai Jadi Solusi

Fitur Transfer juga dapat dilakukan ke rekening bank lain, seperti lalu lintas giro (LLG), real-time gross settlement (RTGS), maupun online.

Adapun limit transfer antar-rekening dan antarbank juga tergolong besar dibandingkan fasilitas yang lain, yakni hingga Rp 300 juta per hari per akun.

Perlu diketahui, limit transfer ke Sakuku maupun ke BCA Virtual Account mengikuti ketentuan yang berlaku pada setiap layanan.

Ada pula fitur Transaksi Terjadwal. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengatur sendiri jadwal transfer sesuai yang direncanakan. Jika memakai fitur ini, dana yang ditransfer pengguna akan berstatus hold dan baru akan sukses ditransfer sesuai jadwal yang telah dipasang.

Baca juga: Menilik Lebih Jauh Sisi Praktis Penggunaan Dompet Digital

Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan fitur Impor Daftar Transfer (merging transfer list). Dengan fitur ini, Anda dapat memindahkan daftar transfer dari akun m-BCA atau KlikBCA Individu ke aplikasi myBCA. Dengan demikian, myBCA Anda memiliki daftar transfer yang lengkap.

Selanjutnya, fitur e-Statement. Fitur ini dapat Anda gunakan untuk melihat mutasi rekening pada periode tertentu, sampai lima tahun ke belakang. Di myBCA, Anda dapat menentukan rekening yang dikehendaki dan memilih periode waktu mutasi yang diinginkan.

Untuk informasi selengkapnya silakan cek di sini.

Yuk, rasakan sendiri pengalaman sebagai pengguna myBCA dengan mengunduhnya sekarang juga.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.