Kompas.com - 05/05/2021, 08:01 WIB
Ilustrasi fintech. ShutterstockIlustrasi fintech.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan jasa keuangan peer-to-peer lending (P2P) yang terafiliasi dengan Tokopedia, Dhanapala, resmi memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat Keputusan OJK Nomor: KEP-23/D.05/2021.

Chief Risk Officer Dhanapala Nicole Oesman mengungkapkan, dengan izin tersebut, Dhanapala mengaku bakal mempermudah para pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal, mendapatkan akses terhadap jasa keuangan termasuk permodalan untuk mengembangkan bisnis serta meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

“Infrastruktur Dhanapala yang sepenuhnya berbasis digital memungkinkan para pegiat usaha di Tokopedia, termasuk UMKM lokal, mengajukan pinjaman modal usaha melalui Modal Toko dengan syarat dan ketentuan berlaku,” ungkap Nicole dalam siaran pers, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Siapkan Pasar Karbon, Pemerintah Godok Mekanisme Harganya

Nicole mengatakan, Modal Toko merupakan salah satu fitur di Tokopedia yang memungkinkan para pegiat usaha dapat mengembangkan bisnis dan meningkatkan tata kelola keuangan dengan mendapatkan tambahan modal kerja hingga ratusan juta rupiah secara lebih mudah, instan dan fleksibel.

Penjual dapat menarik pinjaman kapan saja dan berapa saja sesuai kebutuhan berulang-ulang selama limit masih tersedia. Selain itu, penjual juga bebas memilih tenor 3 atau 6 bulan untuk setiap penarikan pinjaman dengan bunga.

Pengajuan Modal Toko dapat diproses kilat dalam waktu sekitar 10 menit dan dapat dicairkan dalam waktu kurang dari 5 menit. Proses aktivasi cukup dengan mengunggah KTP dan swafoto bersama KTP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses pembayaran angsuran Modal Toko bisa menggunakan lebih dari 50 metode pembayaran yang tersedia di Tokopedia. Dhanapala juga telah menerapkan manajemen risiko kredit dengan prinsip kehati-hatian, salah satunya melalui pemanfaatan alternative credit scoring dari e-commerce.

Sejak terdaftar pada 2019, Dhanapala mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan. Nicole menambahkan, pada Maret 2021, jumlah penyaluran per bulan dan jumlah UMKM yang menggunakan fitur Modal Toko meningkat masing-masing lebih dari 5 kali lipat jika dibandingkan dengan bulan Januari 2020 lalu.

Di sisi lain, kolaborasi juga menjadi salah satu fokus Dhanapala salah satunya dengan menjadi anggota di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

“Dhanapala akan terus berkolaborasi dan berinovasi guna mempermudah para pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal, mengembangkan bisnis sekaligus berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi negara yang saat ini terdampak pandemi,” tutup Nicole.

Baca juga: Selain Sarang Walet, Porang Juga Jadi Incaran di Pasar Global

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.