Kembali Kerja di Kantor, Bank Raksasa AS Ini Tak Lagi WFH Bulan Depan

Kompas.com - 05/05/2021, 12:45 WIB
Goldman Sachs Headquarters shutterstockGoldman Sachs Headquarters
Penulis Mutia Fauzia
|

NEW YORK, KOMPAS.com - Sebagian besar pegawai Gildman Sachs diperkirakan akan kembali bekerja di kantor pada pertengahan Juni ini. Perbankan raksasa asal Amerika Serikat tersebut telah meminta karyawan mereka yang masih bekerja dari rumah atau work from home (WFH) tersebut untuk kembali bekerja di kantor per 14 Juni 2021 mendatang.

Dilansir dari CNN, Selasa (5/5/2021) langkah tersebut diambil seiring dengan pelonggaran kebijakan pembatasan sosial di kota New York serta pembukaan kegiatan ekonomi yang lebih luas setelah pandemi Covid-19.

"Kami fokus dalam menjalankan langkah kamu utnuk membawa karyawan kami kembali secara bertahap, ketika hal itu aman untuk dilakukan, dan saat ini kami dalam posisi untuk mengaktifkan kembali langkah selanjutnya dalam bentuk strategi kembali (bekerja) di kantor," tulis CEO Goldman Sachs David Solomon, President John Waldron, dan CFO Stephen Scherr dalam memo mereka kepada karyawan.

Baca juga: Bankir Goldman Sachs Keluhkan Jam Kerja yang Capai 95 Jam dalam Sepekan

Memo tersebut juga meminta karyawan mereka di Inggirs untuk kembali bekerja di kantor per 21 Juni mendatang.

Para petinggi Goldman Sachs mengatakan, langkah tersebut diambil bersamaan dengan peningkatan distribusi vaksin di berbagai wilayah. Selain itu juga mereka memastikan untuk melakukan protokol keamanan dan kesehatan yang efektif di wilayah sekitar Goldman Sachs untuk melindungi karyawan mereka.

Untuk diketahui, bank yang memiliki kantor pusat atau headquarter di dekt Wall Street, tepatnya di Lower Manhattan tersebut bakal menyambut sekitar 5.400 pegawai magang pada musim panas ini. Selain itu, jumlah tersebut juga terdiri atas pegawai analis dan associate baru, ditambah para pegawai yang akan kembali ke kantor di pertengahan Juni mendatang.

Meski demikian, pihak Goldman Sachs menekankan bekerja di kantor bukan kewajiban yang ahrus dilakukan setiap waktu.

Baca juga: JPMorgan Proyeksi Harga Bitcoin Bisa Tembus Rp 2 Miliar

"Kami tetap berkomitmen untuk memberi karyawan kami fleksibilitas yang mereka butuhkan untuk menjaga kehidupan profesional dan pribadi mereka," tulis mereka.

Pekerja yang tidak bisa bekerja kembali di kantor, bisa mendiskusikan skema bekerja dengan manajer mereka.

Sementara itu pekan lalu, JPMorgan Chase mengumumkan akan membuka kantor mereka di Amerika Serikat untuk seluruh karyawan per 17 Mei. Namun demikian, jumlah keterisian kantor akan dibatasi sebesar 50 persen.

Pihak petinggi perusahaan dalam sebuah memo kepada karyawan mengatakan, pegawai akan kembali ke kantor secara terjadwal untuk menjaga tingkat keterisian kantor sebesar 50 persen.

Baca juga: Pegawainya WFH, Google Hemat Lebih dari Rp 14,5 Triliun

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Promo Biskuit Kaleng, Marjan, dan Minuman Soda di Indomaret

Simak Promo Biskuit Kaleng, Marjan, dan Minuman Soda di Indomaret

Whats New
Ada Larangan Mudik, Konsumsi Listrik saat Lebaran Diprediksi Naik

Ada Larangan Mudik, Konsumsi Listrik saat Lebaran Diprediksi Naik

Whats New
Anak Usaha BUMN Raup Rp 10,6 Miliar dari Jual Paket Sembako Ramadhan

Anak Usaha BUMN Raup Rp 10,6 Miliar dari Jual Paket Sembako Ramadhan

Whats New
Gubernur Bank Sentral Inggris Beri Warning Untuk Investor Bitcoin Cs

Gubernur Bank Sentral Inggris Beri Warning Untuk Investor Bitcoin Cs

Whats New
Membagi Biaya Pernikahan dengan Pasangan, Bagaimana Caranya?

Membagi Biaya Pernikahan dengan Pasangan, Bagaimana Caranya?

Spend Smart
India Dilanda 'Tsunami' Covid-19, Bagaimana Ekspor Batu Bara ABM Investama?

India Dilanda "Tsunami" Covid-19, Bagaimana Ekspor Batu Bara ABM Investama?

Whats New
Pemegang Polis Ritel Jiwasraya Kembalikan 14.000 Surat Program Restrukturisasi

Pemegang Polis Ritel Jiwasraya Kembalikan 14.000 Surat Program Restrukturisasi

Whats New
Terima 899 Aduan THR, Menaker Ida Minta Pemda Sanksi Tegas Pelanggar Aturan

Terima 899 Aduan THR, Menaker Ida Minta Pemda Sanksi Tegas Pelanggar Aturan

Rilis
Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah

Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah

Rilis
Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Harga Tiket Angkutan Umum Naik, BI Catat Inflasi 0,15 Persen di Awal Mei

Whats New
ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

ABM Investama Putuskan Tidak Tebar Dividen, Ini Alasannya

Whats New
Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

Rilis
Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Whats New
Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X