Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 10,4 Triliun untuk BPUM Tahap II

Kompas.com - 05/05/2021, 13:32 WIB
Ilustrasi Shutterstock/Pepsco StudioIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) pada 1 Maret kemarin, guna membantu para pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi Covid-19, sekaligus meredam perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Eddy Satria mengatakan, pada periode penyaluran bantuan kali ini pemerintah menargetkan 12,8 juta penerima, yang terdiri dari 9,8 juta penerima tahap pertama dan 3 juta penerima manfaat baru.

Sampai dengan saat ini, realisasi penyaluran BPUM telah mencapai Rp 10,4 triliun dari pagu anggaran Rp 11,76 triliun, dengan jumlah penerima mencapai 8,6 juta penerima manfaat.

Baca juga: THR Tanpa Tukin, Alasan Sri Mulyani: Dananya Buat Kartu Prakerja hingga BPUM

"Kalau direpresentasikan sudah sekitar 88 persen untuk yang 9,8 juta penerima," kata Eddy dalam diskusi virtual, Rabu (5/5/2021).

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, pemerintah masih akan terlebih dahulu fokus menyalurkan BPUM untuk penerima manfaat tahap pertama sebelum menyalurkan ke penerima manfaat baru.

"Kalau sudah mendekati angka 9 juta (penerima) atau lebih, artinya penyalurannya lancar itu direncanakan akan menambah 3 juta (penerima manfaat) lagi," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, Eddy mengakui, proses penyaluran BPUM untuk penerima manfaat baru diproyeksi membutuhkan waktu yang lebih lama.

Pasalnya pemerintah akan memerlukan proses pendataan baru, sehingga proses penyaluran BPUM untuk penerima baru akan berlangsung hingga kuartal III-2021.

Baca juga: Cara Daftar BPUM 2021 Rp 1,2 Juta dan Persyaratannya

Adapun proses pengusulan calon penerima BPUM tahun 2021 sendiri dilakukan dengan skema satu pintu, melalui dinas yang membidangi koperasi dan UKM di tingkat kabupaten atau kota.

Selanjutnya disampaikan oleh dinas kabupaten atau kota ke dinas yang membidangi koperasi dan UKM provinsi untuk dilanjutkan ke Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Usaha Mikro.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Rilis
Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Whats New
Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Rilis
Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Whats New
Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Whats New
Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Whats New
Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Whats New
 Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Whats New
Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Nikmatnya Tumis Ikan Asin Jambal Roti hingga Oseng Kacang Jaket Abang

[KURASI KOMPASIANA] Nikmatnya Tumis Ikan Asin Jambal Roti hingga Oseng Kacang Jaket Abang

Rilis
Nadiem: Kuota Internet Gratis Siswa, Guru hingga Dosen Cair Mulai 11 September 2021

Nadiem: Kuota Internet Gratis Siswa, Guru hingga Dosen Cair Mulai 11 September 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X