Transformasi UMKM ke Digital Terus Meningkat, Apa Risikonya?

Kompas.com - 05/05/2021, 15:41 WIB
Ilustrasi digitalisasi bagi UMKM. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi digitalisasi bagi UMKM.

Hal ini tentunya dapat merugikan konsumen maupun pelaku usaha dan keberlangsungan bisnis ke depannya.

Baca juga: Sambut Hari Kemenangan, Yuk Belanja Produk UMKM Lokal Pakai Promo Hari BBI 2021

2. Terikat dengan aturan dan kebijakan di e-commerce

Michael mengatakan, Ketika pelaku usaha bergabung dalam ekosistem e-commerce, maka kontrol operasional dan logistik tidak sepenuhnya di tangan pelaku usaha.

dia bilang, dengan membuka bisnis di marketplace, syarat utamanya adalah tunduk kepada kebijakan yang berlaku.

“Pelaku usaha harus tunduk dengan aturan, mulai dari persentase monetisasi yang didapat dan biaya tambahan lainnya yang mungkin diubah secara tiba-tiba, demikian juga dengan kendala teknis yang tidak dapat diperbaiki sendiri,” tegas Michael.

Baca juga: Survei KIC: Shopee Sumbang Omzet Terbesar untuk UMKM Selama Pandemi

3. Jangkauan konsumen terbatas

Masuk ke dalam ekosistem e-commerce, maka akan membuka persaingan semakin ketat, dan membuat jangkauan semakin terbatas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti halnya dunia usaha yang tidak pernah lepas dari kompetisi, pun demikian dengan ranah penjualan digital.

Kompetisi pasar yang tinggi membuat pelaku usaha harus mengatur strategi yang tepat agar dapat dilirik oleh pembeli.

Alogaritma di marketplace menjadi penentu apakah toko Anda bisa terlihat secara luas oleh calon pelanggan atau tidak.

Baca juga: Pamer Pakaian Buatan UMKM, Mendag Luthfi: Produk Indonesia Ini Keren

“Kemungkinan produk atau brand Anda kurang terdengar dan berkembang sangatlah besar disebabkan munculnya produk yang sama dengan harga yang bisa jadi lebih murah,” ungkap Michael.

Menurut Michael, itulah mengapa pelaku usaha berlomba memperbanyak followers.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.