Sudah Tembus Rp 52,5 Juta, Harga Ethereum Masih Bisa Menguat?

Kompas.com - 05/05/2021, 16:21 WIB
Ilustrasi mata uang kripto. SHUTTERSTOCKIlustrasi mata uang kripto.

“Ethereum adalah wadah bagi DeFi dan NFT. Keduanya sedang hype. Makanya, harga Ethereum sedang meningkat,” tutur Oscar.

Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok di Bawah Rp 700 Juta, Valuasi Mata Uang Kripto Merosot Rp 2.900 Triliun

Sebagai wadah lahirnya aset kripto, harga Ethereum diproyeksi Oscar masih bisa naik lagi, jikaditemukan ekosistem baru di dunia kripto dan blockchain, seperti yang terjadi pada ekosistem DeFi dan NFT.

“Tahun-tahun lalu, kita tidak pernah mendengar DeFi dan NFT. Tapi, mereka hadir dan marak digunakan. Jika ada ekosistem baru, Ethereum siap menyambutnya. Dan harganya juga akan semakin meningkat,” katanya.

Karena harganya masih berpotensi naik, jadi Oscar menilai masih belum terlambat untuk berinvestasi Ethereum.

Indodax sendiri memfasilitasi para investor yang tertarik untuk membeli aset kripto dengan valuasi pasar terbesar kedua ini dengan harga mulai dari Rp 10.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X