Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Telkom Targetkan Perbaikan Kabel Fiber Optic Biak-Jayapura Rampung Awal Juni

Kompas.com - 05/05/2021, 20:24 WIB

KOMPAS.com – Vice President Corporate Communication PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Pujo Pramono mengatakan, perbaikan pada putusnya kabel laut fiber optic ruas Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ditargetkan selesai pada minggu pertama Juni 2021.

“Kami akan terus mengupayakan dan memprioritaskan percepatan agar kualitas layanan bisa segera kembali normal. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proses recovery dapat berjalan lancar," ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (5/5/2021).

Seperti diketahui, sistem komunikasi kabel laut SMPCS ruas Biak–Jayapura di dasar laut  terputus. Ruas kabel ini berjarak 280 kilometer (km) dari Biak dan 360 kilometer (km) dari Jayapura.

Penyebab putusnya kabel laut fiber optic tersebut diduga karena faktor alam. Namun, karena lokasi terputusnya kabel berada di kedalaman 4.050 meter (m), Telkom baru dapat melakukan identifikasi lebih lanjut setelah pengangkatan kabel dari laut.

Baca juga: Telkom Pastikan Jaringan IndiHome Tidak Terganggu Kabel Laut yang Putus

Akibat dari kerusakan kabel laut sendiri membuat layanan di wilayah Jayapura mengalami gangguan pada Jumat (30/4/2021). Guna mengatasi hal ini, Telkom masih mengupayakan percepatan pemulihan layanan.

“Setelah layanan suara dan Short Message Service (SMS) sudah beroperasi normal, layanan internet IndiHome saat ini sudah mulai pulih secara bertahap dan terbatas. Begitu pula dengan layanan data Telkomsel,” ujar Pujo di Jakarta.

Selain itu, lanjut dia, layanan internet di Wifi Corner di Jayapura, Abepura, dan Sentani sudah kembali beroperasi dan dapat digunakan masyarakat.

Sementara itu, untuk VPN dan Astinet bagi segmen korporat sudah mulai terhubung kembali secara bertahap dengan prioritas bandwidth.

Baca juga: Dukung Perayaan Idul Fitri Virtual, Kominfo Siapkan Infrastruktur dan Bandwidth yang Cukup

Pujo mengaku, kapasitas bandwidth Telkom yang tersedia saat ini sudah mencapai 1.493 Megabit per second (Mbps). Telkom menggunakan link backup untuk mempercepat pemulihan layanan ini.

Adapun link back up dimaksud, yakni infrastruktur Palapa Ring Timur sebesar 500 Mbps yang beroperasi sejak Jumat (30/4/2021).

Kemudian, link back up sistem komunikasi satelit dengan kapasitas hingga 993 Mbps, naik melalui satelit di bawah pengelolaan Telkomsat untuk link Jayapura-Makassar maupun link satelit Telenet.

Baca juga: Dapatkan Izin Penggunaan Slot Orbit 113 BT, Telkomsat Siap Perkuat Infrastruktur Satelit TelkomGroup

“Kapasitas bandwidth pun sedang dalam proses untuk ditingkatkan melalui satelit dari Telkomsat dengan kapasitas 124 Mbps dan 330 Mbps. Begitu pula radio IP menuju Biak dengan kapasitas mencapai 1 Gigabits per second (Gbps). Semua sistem tersebut ditargetkan selesai secara bertahap hingga Sabtu (8/5/2021),” jelas Pujo.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Rp 4,96 Triliun Modal Asing Masuk RI Selama Sepekan

Whats New
Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Indonesia Sudah Punya 111 Kawasan Industri, Totalnya 108 Ribu Hektare

Whats New
Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Bos Food Station Optimis Harga Beras Medium Bisa Ditekan di Bawah Rp 9.000 per Kg

Whats New
Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Penjelasan PT Timah soal Kecelakaan Tambang yang Menewaskan 2 Pekerja

Whats New
BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

BUMN Virama Karya Buka 6 Lowongan Kerja, Pendaftarannya Ditutup 10 Februari 2023

Work Smart
Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Leadership Development Program, Upaya Elnusa Persiapkan Pemimpin Masa Depan

Whats New
RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

RI Jadi Tuan Rumah WWF Ke-10, Luhut: Ini Langkah Baik

Whats New
Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Kegiatan Sail Teluk Cenderawasih Diharap Dapat Menarik Investor untuk Pembangunan Daerah

Whats New
PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

PT Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Work Smart
Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Pegadaian Buka Lowongan Kerja hingga 11 Februari 2023, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Usai Dipanggil Jokowi, Bos Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor

Whats New
Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Ekonom UI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,19 Persen di 2022

Whats New
Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Kementerian PUPR Bantah Wisma Atlet Kemayoran Mangkrak

Whats New
Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Apakah BI Bakal Ikut The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Lagi?

Whats New
Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Bulog Usul Tunjangan ASN Berupa Uang Diganti Beras Premium

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+