[KURASI KOMPASIANA] Cara Menyikapi hingga Merespon Omongan Tetangga

Kompas.com - 06/05/2021, 03:03 WIB
Ilustrasi bergosip. ShutterstockIlustrasi bergosip.

Dalam perjalanan waktu sesuai kemajuan teknologi komunikasi, muncul sekejap fenomena grup baik itu di Facebook, Whattsapp, dan sebagainya.

Beraneka grup itu dibuat berdasarkan latar belakang yang juga berbeda-beda.

Akan tetapi Kompasianer Inosensius punya pandangan lain, orang-orang yang berada bersama kita pada satu grup adalah tetangga virtual kita.

" Tetangga bukan saja soal berdakatan jarak rumah, tetapi secara online, di mana anggota-anggota grup ada di beberapa grup lainnya," tulisnya.

Pada prinsipnya, orang tidak bisa membatasi orang lain untuk membicarakan apa saja.

Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran bahwa omongan tetangga tidak selamanya buruk, tetapi bisa juga positif. (Baca selengkapnya)

3. Mengapa Kita Suka Bergosip?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apakah kita bisa bersepakat bahwa (ber)gosip berarti berbicara tentang orang yang tidak hadir?

Kompasianer Andi Firmansyah tidak ingin mengajak kita untuk melihat baik dan buruknya dari gosip, akan tetapi sama-sama mencari alasan atau dorongan apa yang membuat orang bisa bergosip.

Menurut Kompasianer Andi Firmansyah, orang itu suka bergosip karena kita memang suka membandingkan segala hal, antara satu dengan lainnya.

"Kita adalah makhluk yang cenderung suka untuk berpikir dikotomi," lanjutnya.

Oleh karena itu, kita telah memiliki insting untuk membandingkan segala sesuatu dengan cara menilai dan kemudian menyimpannya dalam ingatan. (Baca selengkapnya)

***

Simak konten menarik dan terpopuler lainnya di Kompasiana pada Topik Pilihan: Omongan Tetangga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X