[POPULER MONEY] Beda Mudik dan Pulang Kampung | Daftar Terbaru Investasi Bodong

Kompas.com - 06/05/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi mudik lebaran KOMPAS / TOTOK WIJAYANTOIlustrasi mudik lebaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang Lebaran, pemerintah memberlakukan kebijakan larangan mudik dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19.

Namun demikian, ada perbedaan antara mudik dengan perjalanan ke kampung halaman. Berita mengenai perbedaan dua hal itu menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (6/5/2021).

Sementara itu berita lain yang terpopuler adalah besaran tunjangan kinerja Direktur Ditjen Pajak yang menjadi tersangka KPK. Berikut adalah daftar berita terpopuler selengkapnya:

1. Agar Tak Salah Paham, Ini Beda Mudik dan Perjalanan ke Kampung Halaman

Pemerintah memberlakukan kebijakan larangan mudik 2021 selama 6-17 Mei. Selain itu, pemerintah juga memperketat syarat bepergian atau pengetatan sebelum dan sesudah larangan mudik Lebaran 2021.

Regulasi larangan mudik Lebaran 2021 diatur dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Sementara pengetatan bepergian itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Ini Besaran Tukin Direktur Ditjen Pajak yang Jadi Tersangka KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan enam orang tersangka terkait dugaan suap penerimaan hadian atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan tahun 2017 di Direktorat Jenderal Pajak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari enam orang tersangka tersebut, salah satunya yakni mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji.

"Setelah dilakukan pengumpulan informasi dan data serta ditemukan bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan meningkatkan status perkara ini ke penyidikan pada bulan Februari 2021, dengan menetapkan tersangka APA (Angin Prayitno Aji),” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, Selasa (4/5/2021). Selengkapnya bisa dibaca di sini.

3. Ciri-ciri Keuangan Rumah Tangga Bermasalah

Pandemi Covid-19 membuat banyak perekonomian rumah tangga menjadi tidak sebaik sebelumnya. Anda perlu mengetahui ciri-ciri keuangan rumah tangga yang bermasalah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X