Kantongi Izin dari OJK, Pintek Fokus Perkuat Pendanaan di Sektor Pendidikan

Kompas.com - 07/05/2021, 11:50 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK/JoyseulayIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek), perusahaan financial technology peer-to-peer lending yang fokus pada penyaluran dana untuk pendidikan, kini telah mengantongi izin dari OJK.

Sebelumnya Pintek juga telah terdaftar dan diawasi oleh OJK sejak 2018, dan kini statusnya menjadi berizin berdasarkan surat keputusan KEP-27/D.05/2021 per tanggal 21 April 2021.

Melalui izin tersebut, Tommy Yuwono, Co-Founder dan Direktur Utama Pintek berharap agar lebih banyak lembaga pendidikan yang mendapatkan manfaat pendanaan yang tersedia.

Baca juga: Investasi Bodong Duplikasi Nama Bibit.id Ditutup SWI OJK

Selain itu, diharapkan lembaga pendidikan tidak ragu terhadap etika bisnis yang diterapkan oleh Pintek dalam menjalankan usahanya.

“Kami berterima kasih dan bersyukur telah diberikan kepercayaan oleh OJK melalui izin penuh terhadap Pintek. Kami ingin terus mendukung program OJK untuk mengedukasi masyarakat mengenai industri fintech agar industri ini semakin berkembang dan maju,” ungkap Tommy dalam siaran pers, Jumat (7/5/2021).

Tommy menjelaskan, melalui status berizin dari OJK, ia ingin melanjutkan misi Pintek yakni membuka akses pendanaan untuk pendidikan di Indonesia seluas-luasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di 2021, Pintek menargetkan penyaluran hingga Rp 700 miliar untuk pendanaan pendidikan, mulai dari Pintek Institutions bagi institusi pendidikan dan edu-supplier, hingga Pintek Students bagi orang tua dan murid.

Melalui target penyaluran dana dari Pintek tersebut, diharapkan mampu memperluas kesempatan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Baca juga: HIngga April 2021, OJK Telah Blokir 3.198 Fintech Ilegal

“Pada era digitalisasi ini, masyarakat semakin terbuka dengan teknologi pendanaan sepert Pintek, terutama dengan kemudahan persyaratan dan proses yang lebih fleksibel. Meski demikian, kami terus berupaya untuk meningkatkan layanan Pintek agar manfaatnya dapat dirasakan menyeluruh di masyarakat Indonesia,” lanjut Tommy.

Ioann Fainsilber, Co-Founder dan Direktur Pintek mengungkapkan, di tahun ini pihaknya juga memfokuskan pada pendanaan modal usaha untuk vendor/UKM supplier pendidikan dalam memenuhi lonjakan permintaan terhadap sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

“Tentunya dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan misi ini. Oleh karena itu, kami terbuka untuk inovasi dan peluang kerja sama dengan para stakeholders dalam mendorong transformasi dan pemenuhan kebutuhan pendidikan agar lebih optimal,” jelas Ioann.

Dengan penyaluran dana yang dibayarkan langsung kepada sekolah atau vendor-vendor penyedia kebutuhan penunjang pendidikan, ia berharap dapat mendorong produktivitas dan tetap tepat sasaran.

Sejak berdiri pada tahun 2018, Pintek telah menyalurkan pendanaan ke lebih dari 3.000 siswa dan lebih dari 190 mitra institusi pendidikan dengan nilai penyaluran sebesar lebih dari Rp 143 miliar.

Baca juga: Fintech Lending Dhanapala Kantongi Izin OJK

Penyaluran Pintek hingga kuartal satu tahun ini juga mengalami peningkatan 3x lipat dari tahun sebelumnya, seiring dengan peningkatan permintaan kebutuhan pendanaan pendidikan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X