Dorong Energi Terbarukan, PLN Bangun PLTS Hybrid di Selayar Sulsel Senilai Rp 39 Miliar

Kompas.com - 07/05/2021, 12:17 WIB
Ilustrasi: Pembangkit Listrik Tenaga Surya ANTARA/M Agung RajasaIlustrasi: Pembangkit Listrik Tenaga Surya

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid berkapasitas 1,3 Mega Watt peak (MWp) di Desa Parak, Bontomanai, Selayar, Sulawesi Selatan.

Proyek yang bertujuan meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT) itu memiliki nilai investasi sebesar Rp 39 miliar dan ditargetkan beroperasi pada Desember 2021.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, Awaluddin Hafid mengatakan, kehadiran PLTS Hybrid merupakan komitmen perseroan dalam menghadirkan energi yang ramah lingkungan, khususnya di wilayah Sulawesi.

Baca juga: Dorong Pemakaian PLTS Atap, Pemerintah Kucurkan 3 Insentif Ini

Ia berharap, adanya PLTS Hybrid dapat mendatangkan manfaat besar untuk lingkungan dan perekomomian masyarakat sekitar.

"Sekaligus diharapkan mendorong para investor untuk berinvestasi dalam pengembangan pembangkit listrik yang memanfaatkan energi baru terbarukan," ujar Awaluddin dalam keterangannya dikutip Jumat (7/5/2021).

Dalam pembangunan PLTS Hybrid ini turut melibatkan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melalui anak usaha PT Bakrie Power.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua pihak telah menyepakati kerja sama dalam proyek pengadaan dan pemasangan PLTS Hybrid.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan pada Selasa (4/5/2021) lalu di Makassar, Sulawesi Selatan, bersama-sama dengan mitra kerja PT Dipa Jaya Sejahtera dan PT Syntek Otomasi Indonesia.

Baca juga: PLTS Atap Makin Diminati, Kini Jumlah Pelanggannya Capai 3.152

Presiden Direktur Bakrie & Brothers, Anindya Bakrie mengatakan, saat ini sumber energi yang ramah lingkungan semakin menjadi prioritas.

Pemerintah pun menargetkan bauran energi nasional dari EBT mencapai 23 persen di 2025.

Oleh sebab itu, lewat unit usaha yang berfokus pada pengembangan sektor energi, perseroan membantu pemerintah dalam mengakselerasi pencapaian target bauran energi tersebut.

“Partisipasi kami dalam kerjasama dengan PLN ini menjadi keseriusan kami dalam upaya tersebut, sehingga penyediaan sumber energi yang efisien dan ramah lingkungan secara nasional bisa lebih cepat terlaksana,” kata Anindya.

Adapun PLTS Hybrid akan menjadi sumber listrik tambahan bagi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan total kapasitas terpasang 13 MW di pulau Selayar yang saat ini telah beroperasi.

Baca juga: PLN Ganti 38 PLTD Jadi PLTS di Maluku dan Maluku Utara

Pembangkit listrik ramah lingkungan ini akan dimanfaatkan oleh 27.892 pelanggan PLN di Kabupaten Selayar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X