PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

Kompas.com - 07/05/2021, 17:36 WIB
Dirut PLN Zulkifli Zaini Dok PLNDirut PLN Zulkifli Zaini

"Dengan pemberdayaan ini, penghasilan masyarakat meningkat, ekonomi masyarakat bergerak dan selanjutnya ekonomi daerah juga bergerak," ujarnya.

Baca juga: Megaproyek Pembangkit 35.000 MW Dinilai Berpotensi Menghambat Pertumbuhan EBT

Melalui program co-firing PLTU, lanjutnya, maka lahan-lahan kering bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan penghasilannya.

Selain itu, co-firing hanya dijalankan di PLTU eksisting dan tidak perlu membangun PLTU baru, sehingga investasi tidak banyak.

"Dengan program co-firing berbasis kerakyatan ini, banyak manfaat sekaligus dapat diraih," katanya.

Zulkifli mencontohkan sampah di Surabaya, Jawa Timur, selain digunakan untuk pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa), juga dapat dimanfaatkan untuk co-firing.

Saat ini, dari produksi sampah di Surabaya sebesar 4.000 ton per hari, sudah dimanfaatkan untuk PLTSa Benowo berkapasitas 9 MW sebesar 1.000 ton per hari,

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masih ada sisa 3.000 ton per hari yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku co firing di PLTU sekitar," katanya.

Zulkifli juga mengatakan Indonesia memiliki potensi biomassa sebesar 41 juta ton per tahun.

"Dengan kebutuhan co-firing 9 juta ton, maka hanya sekitar 20 persen dari kebutuhannya," ujarnya.

Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN M Ikhsan Asaad menambahkan kebutuhan 9 juta ton biomassa tersebut berasal dari hutan tanaman energi sebesar 8 juta ton dan 1 juta ton per hari dari sampah.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.