[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Gembira Sekaligus Cemas jika Sekolah Resmi Buka Lagi | Pembelajaran Self Dignity

Kompas.com - 10/05/2021, 14:04 WIB
Sejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah dari jenjang SD hingga SMA mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan kapasitas dalam ruangan maksimum 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SDN 03 Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah dari jenjang SD hingga SMA mulai 7 April hingga 29 April 2021 dengan kapasitas dalam ruangan maksimum 50 persen dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

KOMPASIANA---Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim mengatakan pembelajaran tatap muka (PTM) akan dilaksanakan kembali pada tahun ajaran baru Juli nanti.

Nadiem sendiri mengakui banyak kekhawatiran tentang rencana ini. Menurut dia, tidak ada solusi lain selain anak-anak harus mulai berinteraksi lagi.

Namun dengan peraturan vaksin diprioritaskan untuk para guru, Nadiem merasa sudah waktunya pembelajaran kembali ke sekolah.

Dia menegaskan bahwa setiap orangtua memiliki hak mutlak menentukan apakah anaknya boleh ikut sekolah tatap muka atau tidak. Selain itu, dikatakan Nadiem, sekolah wajib memberikan opsi tatap muka.

Selain rencana pembelajaran tatap muka ada juga pembahasan mengenai pembelajaran self dignity dan riset yang terhambat dengan bahasa Indonesia.

Berikut konten-konten menarik dan populer kategori Edukasi di Kompasiana:

1. Gembira Sekaligus Cemas jika Sekolah Resmi Buka Lagi Juli Nanti

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Kompasianer Yana Haudy, dari surat izin yang ditandatangani orangtua mengenai pembelajaran tatap muka.

Hal tersebut berdasarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang sejak Desember 2020 telah meminta semua sekolah mengumpulkan surat pernyataan orangtua, apakah mereka memberi izin atau tidak jika sekolah buka lagi.

Hampir semua orangtua dari 336 siswa di sekolah anak lelaki dia menyetujui pembelajaran tatap muka, termasuk di sekolah anak perempuannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.