Pemudik Motor Terobos Penyekatan, Kemenhub: Belum Tentu Lolos Pulang Kampung

Kompas.com - 10/05/2021, 16:30 WIB
Petugas Kepolisian menghalau sejumlah pemudik motor yang melawan arah untuk menghindari posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri,Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHPetugas Kepolisian menghalau sejumlah pemudik motor yang melawan arah untuk menghindari posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021). Pada H-3 jelang Hari Raya Idul Fitri 1422 H petugas gabungan dari TNI,Polri,Dishub dan Satpol PP memperketat penjagaan pemudik di perbatasan Kabupaten Bekasi dan Karawang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu belakangan, viral sebuah video rombongan pemudik menggunakan sepeda motor yang menerobos pos penyekatan di Karawang.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Sabtu (8/5/2021) dini hari lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pemudik yang menerobos penyekatan bukan berarti akan lolos untuk bisa pulang kampung.

Baca juga: Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-mudik

Sebab, posko penyekatan di Karawang disiapkan berlapis.

"Jadi belum tentu (lolos mudik), itu strategi kami buka tutup (posko penyekatan), ada sekitar 11 pos lagi yang di bangun di Karawang," ungkap Budi kepada Kompas.com, Senin (10/5/2021).

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di posko penyekatan mudik yang ada di Tanjung Pura, Karawang, Jawa Barat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Trafik kendaraan di perbatasan Karawang-Bekasi itu memang cukup tinggi di hari biasa, namun kemarin semakin di perparah karena adanya pemudik yang menggunakan motor.

Budi menerangkan, petugas biasanya melakukan pemeriksaan di posko penyekatan dengan mengutamakan kendaraan berplat luar daerah tersebut.

Baca juga: Rombongan Pemudik Motor Terobos Pos Penyekatan, Ini Kata Kemenhub

Saat dilakukan pemeriksaan, tentu terjadi perlambatan pergerakkan di jalur itu.

Imbasnya, terjadi antrian yang cukup panjang dan padat, sebab selain pemotor, jalur itu juga dilalui kendaraan logistik maupun mobil pribadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X