Hingga April, Pemerintah Gelontorkan Insentif Usaha Rp 26,19 Triliun

Kompas.com - 10/05/2021, 19:08 WIB
Ilustrasi gaji, upah, rupiah ShutterstockIlustrasi gaji, upah, rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan realisasi insentif usaha sudah mencapai Rp 26,19 triliun hingga 20 April 2021.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Kemenkeu, Yon Arsal mengatakan, realisasi tersebut diberikan kepada 296.633 wajib pajak (WP) yang disetujui.

"Laporan pajak hingga per 20 April di periode tiga bulan pertama yakni Januari hingga Maret telah mencapai Rp 26,19 triliun," kata Yon Arsal dalam media briefing di Jakarta, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Daftar Lengkap Insentif Usaha yang Diperpanjang Sri Mulyani hingga 30 Juni 2021

Secara lebih rinci, realisasi insentif untuk PPh pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 0,98 miliar dari pagu Rp 5,78 triliun. Insentif ini baru terserap 16,95 persen kepada 88.862 permohonan WP yang disetujui.

Lalu, insentif pembebasan PPh 22 impor sudah mencapai Rp 6,05 triliun dari pagu Rp 11,05 triliun. Anggaran baru terserap 54,75 persen kepada 15.145 wajib pajak (WP).

Kemudian, insentif pengurangan angsuran PPh pasal 25 sebesar 50 persen sudah terealisasi Rp 10,96 triliun. Tercatat, sebanyak 65.228 WP yang disetujui menerima insentif ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selanjutnya, penurunan tarif PPh Badan dari 25 persen menjadi 22 persen terealisasi Rp 5,08 triliun. Insentif ini disetujui untuk seluruh wajib pajak badan," sebut dia.

Sementara, pengembalian pendahuluan pajak pertambahan nilai (PPN) terealisasi Rp 2,94 triliun. Insentif ini diterima oleh 901 WP berdasarkan permohonan disetujui.

Baca juga: 17 Sektor yang Berhak Dapat Insentif Fiskal dan Non-Fiskal

Adapun PPh Final UMKM DTP terealisasi Rp 0,19 triliun dengan jumlah wajib pajak 126.497 wajib pajak.

"Realisasi ini belum termasuk insentif kesehatan dan PPN DTP untuk rumah dan PPNBM mobil" pungkas Yon.

Kementerian Keuangan Optimistis anggaran bakal terserap hingga masa pajak pada bulan Juni 2021. Sebagai informasi, pemerintah menganggarkan insentif usaha dalam program PEN dengan pagu Rp 58,47 triliun.

Hal ini diatur dalam PMK Nomor 9/PMK.03/2021 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Baca juga: Penyelenggara Fintech Tebar 55 Insentif untuk UMKM Selama Pandemi Covid-19



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bappebti Blokir 249 Situs Investasi Bodong pada Agustus 2021

Bappebti Blokir 249 Situs Investasi Bodong pada Agustus 2021

Whats New
Cara Transfer OVO ke Rekening Bank dan Biaya Transaksinya

Cara Transfer OVO ke Rekening Bank dan Biaya Transaksinya

Spend Smart
PT KAI Buka Lowongan Berbagai Formasi untuk Lulusan SMA hingga S1

PT KAI Buka Lowongan Berbagai Formasi untuk Lulusan SMA hingga S1

Work Smart
Ini Bisnis yang Diprediksi Terus Tumbuh Pesat Selama Pandemi Covid-19

Ini Bisnis yang Diprediksi Terus Tumbuh Pesat Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Kemenhub Segera Terbitkan Aturan Ganjil Genap di Berbagai Kawasan Wisata

Kemenhub Segera Terbitkan Aturan Ganjil Genap di Berbagai Kawasan Wisata

Whats New
Lengkap, Biaya Transaksi dan Perhitungan Denda GoPay PayLater

Lengkap, Biaya Transaksi dan Perhitungan Denda GoPay PayLater

Spend Smart
Perusahaan-perusahaan Raksasa Dikabarkan Akan Tinggalkan Vietnam, Ini Alasannya

Perusahaan-perusahaan Raksasa Dikabarkan Akan Tinggalkan Vietnam, Ini Alasannya

Whats New
Pahami 17 Subsektor Ekonomi Kreatif Indonesia Beserta Contohnya

Pahami 17 Subsektor Ekonomi Kreatif Indonesia Beserta Contohnya

Whats New
Rincian Biaya Cicilan, Bunga, dan Denda Shopee PayLater

Rincian Biaya Cicilan, Bunga, dan Denda Shopee PayLater

Spend Smart
Perpanjangan Diskon Pajak Mobil Diyakini Dongkrak Penjualan 35.553 Unit Kendaraan

Perpanjangan Diskon Pajak Mobil Diyakini Dongkrak Penjualan 35.553 Unit Kendaraan

Whats New
Tutorial Lengkap Cara Daftar, Login, Transfer di KlikBCA Individual

Tutorial Lengkap Cara Daftar, Login, Transfer di KlikBCA Individual

Spend Smart
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022

Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022

Rilis
Dana FLPP Beralih ke BP Tapera, Bagaimana Nasib Pembeli Rumah Subsidi?

Dana FLPP Beralih ke BP Tapera, Bagaimana Nasib Pembeli Rumah Subsidi?

Whats New
5 Ide Bisnis Online untuk 'Mencetak' Uang di Masa Pandemi

5 Ide Bisnis Online untuk "Mencetak" Uang di Masa Pandemi

Earn Smart
Soal Vaksin Booster, Menkes: Secara Klinis Benar, tapi secara Etis Salah

Soal Vaksin Booster, Menkes: Secara Klinis Benar, tapi secara Etis Salah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.