Hingga Maret 2021, Penyaluran KUR di Sektor Kelautan dan Perikanan Sudah Separuh dari Target

Kompas.com - 11/05/2021, 12:53 WIB
Nelayan menangkap tuna cakalang di Larantuka, Flores, Indonesia. Tuna adalah produk ekspor perikanan terbesar kedua Indonesia. KKP/Paul HiltonNelayan menangkap tuna cakalang di Larantuka, Flores, Indonesia. Tuna adalah produk ekspor perikanan terbesar kedua Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum genap satu semester, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk sektor kelautan dan perikanan sudah lebih dari 50 persen dari yang ditargetkan, Rp 3,3 triliun di tahun 2021.

Berdasarkan catatan Kementerian Kelautan dan Perikanan, pada Maret 2021 realisasi KUR sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp 1,71 triliun yang disalurkan kepada 50.224 penerima KUR yang terdiri dari para pelaku usaha seperti pembudidaya, pengolah dan pemasar hasil perikanan, serta nelayan penangkap ikan.

Baca juga: KKP Bebaskan 5 Nelayan RI yang Ditangkap Aparat Malaysia

"Alhamdulillah, ini bentuk komitmen kami dalam memberikan dukungan dan pendampingan ke pelaku usaha untuk bertahan dan bangkit di tengah pandemi Covid-19," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti melalui siaran pers Selasa (11/5/2021).

Artati merinci, KUR di sektor kelautan dan perikanan banyak terserap untuk usaha budidaya dengan total penyerapan 15.000 penerima dengan total pencairan Rp 620,4 miliar.

Kemudian, di sektor pengolah dan pemasar hasil perikanan penyaluran mencapai Rp 578,9 miliar dengan total 19.000 penerima manfaat.

Terakhir, di sektor penangkapan dengan nominal penyaluran Rp 367,9 miliar kepada 12.000 penerima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi sebaran, Jawa Timur menempati posisi pertama dengan nilai penyaluran bantuan sebesar Rp 271,2 miliar kepada 7.935 penerima.

Baca juga: KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

Kemudian, disusul Jawa Tengah sebesar Rp 244,7 miliar yang diberi kepada 7.182 debitur, Sulawesi Selatan dengan total penyaluran Rp169,2 miliar untuk 4.972 debitur, dan Jawa Barat sebesar Rp 168,5 miliar kepada 4.921 debitur.

"Untuk pencairan dana KUR, 72 persen dicairkan melalui Bank BRI, sisanya ada yang dari Bank Mandiri, BNI, BSI dan bank lainnya," urai Artati.

Melalui program KUR ini, Artati berharap pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan bisa mengembangkan usahanya.

Terlebih, pemerintah telah menaikkan plafon KUR tanpa jaminan menjadi Rp 100 juta, dari sebelumnya Rp 50 juta serta perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen selama 6 bulan sampai dengan 31 Desember 2021.

"Ke depannya, penyaluran KUR diharapkan dapat mendukung program-program prioritas KKP yang berbasis klaster, seperti kampung budidaya, kampung nelayan, dan kampung pengolahan ikan," ujar Artati.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.