[POPULER MONEY] CT Tambah Saham di Garuda Indonesia | Usulan Besaran Pajak Kripto

Kompas.com - 12/05/2021, 06:20 WIB
Pemilik CT Corp Chairul Tanjung di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (14/1/2019) Kompas.com/YOGA SUKMANAPemilik CT Corp Chairul Tanjung di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (14/1/2019)
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan telah melakukan pengalihan saham Finegold Resources Ltd milik GIAA ke PT Trans Airways.

Mengutip dari keterbukaan informasi, jumlah saham yang dialihkan ke perusahaan milik taipan Chairul Tanjung sebanyak 635 juta lebih.

Berita tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Money Kompas.com pada Selasa (11/5/2021).

Sementara itu, ada 4 artikel yang masuk dalam daftar berita populer Money. Apa saja? berikut ini daftarnya:

1. Chairul Tanjung Tambah Kepemilikan 635 Juta Lembar Saham di Garuda Indonesia

Perubahan kepemilikan saham dari GIAA ke Trans Airways ini diteken langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Surat laporan perubahan kepemilikan saham GIAA tersebut secara elektronik ditujukan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.

"Kami dengan ini memberitahukan bahwa Finegold Resources Ltd telah mengalihkan seluruh saham miliknya dalam PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan jumlah keseluruhan 635.739.990 saham kepada PT Trans Airways berdasarkan dokumen sebagaimana terlampir," ujar Direktur Utama Trans Airways Warnedy melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (11/5/2021). 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Selain OJK, Otoritas Internasional Juga Wanti-wanti soal Investasi Aset Kripto

Dengan demikian, saham Chairul Tanjung di GIAA bertambah sebanyak 7,31 miliar atau setara 28,26 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Sebelum melakukan transaksi peralihan, saham Trans Airways di GIAA sebesar 6,68 miliar atau setara 25,81 persen. Harga pembelian atau penjualan saham GIAA sendiri sebesar Rp 499 per lembarnya. Transaksi peralihan tersebut telah berlangsung pada 6 Mei 2021.

Baca berita selengkapnya klik di sini.

2. Soal Besaran Pajak Kripto, Ini Usulan Tokocrypto dan Indodax

Pemerintah akan menerapkan pajak pada investasi dan atau transaksi uang kripto (cryptocurrency). Sejatinya, bagi para broker pengenaan pajak bukan masalah besar. Hanya saja, para pelaku pasar berharap ada beberapa hal yang diperhatikan.

Chief Operations Officer Tokocrypto dan Ketua Umum Aspakrindo (Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia) Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan, bagi Aspakrindo, pendekatan pemberian pajak pada industri aset kripto ini ada plus minusnya.

Baca juga: Setoran Pajak Pelanggan Netflix hingga Zoom Tembus Rp 1,89 Triliun

"Satu sisi bagus agar industri ini bisa lebih berkembang karena kontribusinya pada negara lewat pendapatan dari pajak tersebut," ujar dia, Senin (10/5/2021).

CEO Indodax Oscar Damarwan juga buka suara, Lantas berapa usulan pajak kripto dari Tokocrypto dan Indodax? Baca artikel selengkapnya klik di sini.

3. Airlangga: Bepergian di Wilayah Aglomerasi Tak Perlu Surat Izin

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto buka suara terkait syarat bepergian di wilayah aglomerasi selama masa larangan mudik Lebaran 2021.

Pada masa peniadaan mudik yang berlangsung hingga tanggal 17 Mei tersebut, Airlangga bilang bahwa tidak diperlukan surat bebas Covid-19 dan surat izin untuk perjalanan orang di wilayah aglomerasi.

“Kembali ditegaskan bahwa untuk antarwilayah aglomerasi tidak memerlukan surat izin perjalanan,” ujar Menko Perekonomian tersebut, dikutip dari laman Setkab pada Selasa (11/5/2021).

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan, selama mudik dilarang, pihaknya melakukan pengetatan mobilitas yang dilakukan oleh Kepolisian di 381 lokasi, ditambah pengetatan wilayah oleh beberapa provinsi untuk mobilitas antar kabupaten/kota, terpantau efektif menekan jumlah masyarakat yang akan mudik.

Baca artikel selengkapnya klik di sini.

4. Pencairan Insentif Kartu Prakerja Dihentikan Sementara, Kapan Dilanjutkan Lagi?

Bagi kamu yang tengah menunggu pencairan insentif Kartu Prakerja, nampaknya perlu bersabar untuk satu minggu ke depan.

Baca juga: Membaca Langkah Telkomsel Usai Suntik Gojek Rp 4,2 Triliun

Manajemen Kartu Prakerja mengumumkan, penyaluran insentif bagi peserta Kartu Prakerja yang sudah menyelesaikan pelatihan diundur/libur sementara hingga tanggal 18 Mei 2021.

"Untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri, penyaluran insentif akan libur untuk sementara dari tanggal 11 sampai dengan 18 Mei 2021," tulis Project Management Office (PMO) dalam akun resmi Kartu Prakerja, @prakerja.go.id, dikutip Kompas.com, Selasa (11/5/2021).

Manajemen mengungkap, pencairan insentif Kartu Prakerja bakal dilanjutkan setelah momen libur panjang Idul Fitri.

Baca berita selengkapnya klik di sini.

5. Gojek Resmi Masuk ke Grup Lippo

Spekulasi terkait masuknya Gojek ke Grup Lippo terjawab. PT Multipolar Tbk (MLPL) akhirnya mengonfirmasi kabar tersebut.

Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, MLPL pada 6 April kemarin melepas 11,9 persen atau setara 896,33 juta saham ke tiga pihak. Ketiganya adalah, PT Panbridge Investment Ltd, Threadmore Capital Ltd, dan yang paling mencuri perhatian adalah, PT Pradipa Darpa Bangsa.

Baca juga: India Bisa Menjadi Pelajaran Berharga Buat RI

Berdasarkan dokumen resmi yang diterima Kontan.co.id, Selasa (11/5/2021), Pradipa Darpa merupakan entitas usaha yang 99,996 persen sahamnya dimiliki oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa Alias Gojek. Sedang 0,004 persen sisanya dikuasai oleh PT Dompet Karya Anak Bangsa.

Baca artikel selengkapnya klik di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.