Bakal Dilepas L Brands, Victoria's Secret Akan Jadi Perusahaan Publik

Kompas.com - 12/05/2021, 10:03 WIB
Suasana full assortment store Victoria's Secret di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (31/10/2018). KOMPAS.com/Nabilla TashandraSuasana full assortment store Victoria's Secret di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (31/10/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

NEW YORK, KOMPAS.com - L Brands, perusahaan induk dari brand pakaian dalam Victoria’s Secret dan toko retail Bath & Body Works bakal melepas dua anak perusahaan untuk menjadi perusahaan publik.

Melansir CNN, Rabu (12/5/2021), L Brands dikabarkan telah memulai kembali pembicaraan dengan calon pembeli potensial untuk bisnis Victoria's Secret pada akhir bulan lalu senilai 5 miliar dollar AS.

Pada awal tahun ini, Dewan direksi L Brands mengatakan pihaknya tetap berkomitmen memisahkan bisnis Victoria’s Secret sebelum Agustus 2021.

Dengan menjadi perusahaan publik, Victoria’s Secret diharapkan dapat lebih fokus dalam mengatur manajemen keuangan dan mengembangkan potensi serta pertumbuhan perusahaan secara optimal.

“Dengan menjadi perusahaan terbuka, akan memungkinkan perusahaan untuk fokus dalam memaksimalkan manajemen dan fleksibilitas keuangan agar dapat berkembang dalam lingkungan ritel dan memberikan pertumbuhan yang menguntungkan," ungkap Dewan direksi L Brands.

Baca juga: Pertimbangkan 3 Hal Penting Ini Sebelum Investasi Kripto

Sebagai informasi, L Brands (LB) hampir menjual Victoria's Secret tahun lalu ke firma ekuitas swasta Sycamore Partners. Namun, kesepakatan senilai 525 juta dollar tersebut tidak terealisasi karena Sycamore Partners mengalami kebangkrutan akibat pandemi, dan memaksa perusahaan menutup tokonya sementara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembatalan penjualan sepihak mendorong upaya hukum keduanya, dan menyebabkan kedua belah pihak membatalkan kesepakatan.

Berlanjut di tahun ini, manajemen L Brands mengklaim, peminat yang berencana membeli perusahaan Victoria's Secret cukup banyak.

"Kami mengadakan diskusi dengan beberapa pembeli potensial dan mengatakan akan menjadikannya (Victoria’s Secrets) sebagai perusahaan publik yang terpisah akan memberikan pemegang saham nilai lebih daripada penjualan," ungkap manajemen L Brands.

Ketua dewan L Brands Sarah Nash dalam siaran resmi mengatakan, Victoria's Secret membuat kemajuan signifikan dalam proses perputarannya, yang mencakup penutupan toko dan barang dagangan yang diperbarui.

"Dewan percaya, ke depannya dengan menjadi perusahaan publik, Victoria’s Secrets akan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, dan melalui pemisahan akan memungkinkan bisnis ini mencapai peluang terbaiknya untuk tumbuh," kata dia.

Sarah Nash menambahkan, dalam sepuluh bulan terakhir pihaknya telah membuat kemajuan yang signifikan dalam perputaran bisnis Victoria's Secret, Mulai dari menerapkan inisiatif merchandise dan pemasaran untuk mendorong pertumbuhan bisnis, hingga melaksanakan serangkaian tindakan pengurangan biaya.

“Ini telah meningkatkan profitabilitas secara dramatis. Sebagai hasil dari upaya ini, Victoria's Secret sekarang berada pada posisi yang tepat untuk beroperasi sebagai perusahaan publik yang berdiri sendiri,” Kata Sarah Nash.

L Brands juga mengungkapkan kepada investor gambaran mengenai pendapatan kuartal pertama 2021 yang rencananya akan rilis resmi akhir bulan ini. Perusahaan mengatakan, Bath & Body Works dan Victoria's Secret diuntungkan dari pembayaran stimulus dan pelonggaran pembatasan Covid-19.

Baca juga: Ini Daftar Wilayah Aglomerasi yang Bisa Dilalui Tanpa SIKM



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X