Tingkat Kunjungan Mal Diproyeksi Naik 40 Persen Saat Lebaran

Kompas.com - 12/05/2021, 10:39 WIB
Mall Festival CityLink Bandung, Jawa Barat. Dok. Mall Festival CityLink BandungMall Festival CityLink Bandung, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memperkirakan kunjungan masyarakat ke mal akan meningkat 40 persen pada Lebaran tahun ini dibandingkan periode sama di tahun lalu.

Hal itu menyusul adanya kebijakan larangan mudik yang diberlakukan pemerintah, sehingga masyarakat akan berkunjung ke pusat perbelanjaan untuk mengisi liburan.

"Diperkirakan tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pada Idul Fitri tahun 2021 ini akan meningkat sekitar 30 persen-40 persen dibandingkan dengan Idul Fitri tahun 2020," ujar Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja kepada Kompas.com, Jakarta, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Adapun tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pada Lebaran tahun lalu, kata dia, hanya naik sekitar 20 persen dibandingkan dengan hari biasanya.

Alphonzus memperkirakan pada momentum Lebaran tahun ini, peningkatan kunjungan ke mal yang tinggi akan terjadi pada H+1 Lebaran atau pada Jumat, 14 Mei 2021.

"Akan ada peningkatan tingkat kunjungan pada hari H+1 yang mana masyarakat berkunjung ke pusat perbelanjaan untuk mengisi liburan," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati tingkat kunjungan dan tingkat penjualan pada Ramadhan dan Lebaran 2021 akan lebih tinggi dari tahun lalu, namun diyakini belum akan terjadi peningkatan yang signifikan.

Menurutnya, tingkat kunjungan ke mal baru akan signifikan dan mulai bergerak menuju normal setelah vaksinasi untuk masyarakat umum dilaksanakan.

Baca juga: Pusat Perbelanjaan Perlu Persiapan Sepekan Sebelum Pembukaan

Namun, vaksinasi untuk masyarakat umum rencananya baru akan di mulai paling cepat pada kuartal III-2021. Itu pun, lanjut Alphonzus, belum ada kepastian kapan tepatnya dilaksanakan.

Ia bilang, kalau vaksinasi untuk masyarakat umum belum dilaksanakan maka hampir dapat dipastikan tidak dapat diberlakukan pelonggaran - pelonggaran kebijakan pembatasan pada sektor ini.

"Jadi kunci dalam hal peningkatan kunjungan ke pusat perbelanjaan adalah vaksinasi untuk masyarakat umum," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X