462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

Kompas.com - 12/05/2021, 12:56 WIB
Polisi memgecek dokumen pendukung Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kendaraan yang melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada periode larangan mudik 6-17 Mei 2021 Dok. PT JasamargaPolisi memgecek dokumen pendukung Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) kendaraan yang melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada periode larangan mudik 6-17 Mei 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 462.560 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada 6 Mei hingga 12 Mei 2021.

"Angka ini turun 43,7 persen dari lalu lintas normal sebesar 821.892 kendaraan," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru melalui keterangan tertulis, Rabu (12/5/2021).

Kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah timur mencapai 163.890 kendaraan. Rinciannya melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 89.416 kendaraan dan kendaraan yang melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang mencapai sebanyak 74.474 kendaraan.

Seementara itu, kendaraan yang meninggalkan Jabotabek ke arah Barat, melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak sebanyak 165.607.

Baca juga: Ada Larang Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun Hingga 95 Persen

Sedangkan kendaraan yang meninggalkan Jabotabek ke arah Selatan atau melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 133.063 kendaraan.

Sepanjang periode peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H pada 6-17 Mei 2021, Jasa Marga mengimbau kepada Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) melengkapi dokumen persyaratan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dokumen tersebut meliputi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 3x24 jam atau hasil negatif tes rapid antigen maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara itu, ada pelaku perjalanan yang dikecualikan dari larangan mudik seperti pelaku perjalanan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja atau dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi satu anggota keluarga) dan kepentingan persalinan.

Baca juga: Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X