Riset Moody's: Industri Penerbangan akan Membaik Seiring Vaksinasi

Kompas.com - 12/05/2021, 17:10 WIB
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Rabu (5/5/2021). Hampir tak ada penumpang pesawat menjelang larangan mudik Lebaran diterapkan pada 6-17 Mei 2021. KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALSuasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Rabu (5/5/2021). Hampir tak ada penumpang pesawat menjelang larangan mudik Lebaran diterapkan pada 6-17 Mei 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga riset finansial Moody's Investors Service menyatakan bahwa kinerja industri penerbangan global diyakini bakal membaik seiring banyaknya program vaksinasi di berbagai negara yang juga dinilai akan mendorong permintaan di sektor tersebut.

Moody's Senior Vice President, Jonathan Root menyatakan, meningkatnya vaksinasi akan menurunkan restriksi di sektor penerbangan.

"Ini akan meningkatkan permintaan untuk penerbangan selama 12 hingga 18 bulan berikutnya," kata dia sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Kargo Udara, Masa Depan Bisnis Penerbangan Nasional

Menurut dia, perjalanan udara untuk tujuan wisata diperkirakan akan menjadi penyebab utama dari membaiknya kinerja penerbangan pada masa mendatang, yang kemudian diikuti dengan perjalanan bisnis.

Ia meyakini bahwa dengan diprediksi semakin banyaknya perkantoran di berbagai negara yang akan beroperasi kembali pada musim gugur 2021 ini akan memfasilitasi dimulainya pemulihan perjalanan bisnis melalui penerbangan udara.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong kolaborasi pemangku kepentingan sektor penerbangan melalui digitalisasi serta pengembangan bisnis nonaeronautika sebagai strategi tetap bertahan bagi industri penerbangan saat pandemi COVID-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Strategi ini harus dikembangkan dengan baik karena itu bisa menambah pendapatan dan menetralisir tekanan-tekanan terhadap suatu usaha, termasuk sektor penerbangan," katanya dalam webinar "Proyeksi Pemulihan Sektor Penerbangan Menuju Normal Baru" di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Menhub juga mendorong kolaborasi para maskapai dengan organisasi penerbangan dunia seperti International Civil Aviation Organization (ICAO) dan International Air Transport Association (IATA), dengan memfokuskan pada pengembangan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, pemeriksaan kesehatan, layanan touchless, dan penyemprotan disinfektan agar semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat bepergian menggunakan pesawat di tengah pandemi.

Baca juga: INACA Prediksi Industri Penerbangan Mulai Pulih pada 2022

Ia menjelaskan upaya lain yang dapat dilakukan untuk bertahan di tengah pandemi ini yaitu dengan mengoptimalkan slot time penerbangan, serta mengaktifkan kembali rute-rute domestik yang sempat tidak beroperasi.

Budi mengungkapkan dalam upaya memulihkan bisnis penerbangan di tengah pandemi, saat ini pemerintah tengah melakukan proses vaksinasi nasional untuk para petugas transportasi, termasuk para pilot, pramugari/pramugara, petugas ground handling, petugas maskapai, dan petugas bandara.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X