Kompas.com - 16/05/2021, 16:52 WIB
Ilustrasi menabung SHUTTERSTOCK/LOVEYDAY12Ilustrasi menabung
Penulis Kiki Safitri
|

2. Belanja secara cerdas

Di masa pandemi seperti ini, tradisi saat Lebaran tidak banyak berubah. Meski aktivitas di luar rumah masih terbatas, tetap saja tercetus keinginan untuk berbelanja untuk Lebaran, dalam bentuk pakaian, kue-kue ringan, dan masih banyak lagi.

“Ketika daftar belanja semakin panjang, saatnya kita memilah, mana barang-barang yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang hanya keinginan sementara. Tambahkan lagi, apakah pembelian barang ini bisa ditunda atau tidak,” ujar dia.

Untuk lebih ketat mengawasi pengeluaran keuangan Anda, usahakan setiap pembelanjaan menggunakan uang tunai atau kartu debit, paling tidak untuk sementara waktu. Hindari penggunaan kartu kredit yang berlebih.

“Ingat, kartu kredit bukanlah harta kita, melainkan utang,” ucap dia.

Baca juga: Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

3. Perketat pengeluaran

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat kondisi keuangan tidak sehat pasca-Lebaran karena adanya tambahan beban utang, lakukan pengetatan keuangan. Buat catatan keuangan untuk mengetahui pos-pos mana yang bisa di keluarkan.

“Kalau perlu, Anda bisa lebih frontal dengan menghilangkan pos-pos yang biasa kita pergunakan untuk memanjakan diri, seperti pos belanja pakaian, hingga pos jalan-jalan ke mal. Anda harus lebih ketat mengikuti catatan keuangan yang sudah dibuat,” kata dia.

Ini merupakan konsekuensi dari gaya hidup konsumtif Anda selama Lebaran dan Anda harus siap untuk lebih disiplin hingga paling tidak kondisi keuangan Anda sudah mulai sehat.

Ia menambahkan, separah-parahnya kondisi keuangan, saat Anda menerima penghasilan bulanan, alokasi untuk pembayaran utang sebaiknya tetap tidak melebihi 30 persen dari pemasukan, untuk mencadangkan bagi keperluan tak terduga.

Ketika kondisi keuangan sudah sehat, Anda bisa menata kembali kehidupan dan menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk diinvestasikan.

“Jadikan gaya hidup konsumtif kita selama masa Ramadan sebagai pelajaran berharga agar keuangan kita tidak memburuk pasca-Lebaran,” ujarnya.

Baca juga: Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.