Pemudik Balik dari Sumatera ke Jawa, Menhub: Wajib Punya Hasil Tes Negatif Covid-19

Kompas.com - 17/05/2021, 09:39 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi DOKUMENTASI KEMENHUBMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Masa pemberlakuan larangan mudik masih berlaku hingga hari ini, Senin (17/5/2021). Kendati demikian, pemerintah tetap mengantisipasi adanya arus balik kedepannya dari para pemudik yang 'curi start' sebelum penerapan larangan pada 6 Mei 2021.

Salah satunya arus perjalanan paska Lebaran dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pun mewajibkan para pelaku perjalanan melakukan tes Covid-19.

Ia mengatakan, untuk menghindari adanya penumpukan di Bakauheni karena melakukan tes Covid-19 di pelabuhan, maka pelaku perjalanan diminta agar melakukan test secara mandiri di daerah asal keberangkatan, setidaknya tes rapid antigen.

Baca juga: Ini Cara Pemerintah Cegah Lonjakan Covid-19 Selama Arus Balik Mudik

"Penumpang wajib membawa hasil negatif tes rapid antigen sebelum keberangkatan,” ujar Budi Karya dalam keterangan tertulis, Senin (17/5/2021).

Dia mengatakan, data dari Satgas Covid-19 menyebutkan bahwa dalam satu bulan terakhir terjadi peningkatan kasus yang signifikan di hampir seluruh provinsi di Pulau Sumatera. Oleh sebab itu, perlu adanya upaya memperketat pergerakan penumpang khususnya dari Sumatera ke Jawa melalui pelabuhan Bakauheni.

Budi Karya bilang, ada sekitar 400.000 orang yang sudah bergerak dari Jawa ke Sumatera sebelum penerapan masa larangan mudik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Maka tentunya di hari-hari ini dan beberapa hari kedepan akan ada suatu pergerakan balik dari Sumatera ke Jawa. Untuk itu kami melakukan suatu koordinasi yang intens, untuk melakukan pengendalian,” jelas dia.

Di sisi lain, Budi Karya memastikan, Kemenhub bersama Satgas Penanganan Covid-19, Kepolisian RI, dan unsur terkait lainnya telah berkoordinasi untuk melakukan sejumlah antisipasi terhadap peningkatan mobilitas masyarakat selepas Lebaran yang berpotensi memicu penularan Covid-19.

Sejumlah kepala daerah di Sumatera dan Jawa yakni Lampung, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur pun dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan secara teliti dan cermat terhadap dokumen kesehatan setiap pelaku perjalanan pada masa arus balik Lebaran tahun ini.

"Pemeriksaan terhadap dokumen kesehatan setiap pelaku perjalanan masyarakat pada masa arus balik angkutan darat Idul Fitri Tahun 2021/1442 H, dilakukan di setiap pos penyekatan yang ada di perbatasan antarprovinsi," terang Budi Karya.

Baca juga: Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.