Ketika 1,5 Juta Orang Meninggalkan Jakarta meski Mudik Dilarang

Kompas.com - 17/05/2021, 11:24 WIB
Kepolisian Resor Bogor melaporkan, ada sebanyak 43,662 jenis kendaraan yang diperiksa petugas di delapan titik pos penyekatan jalur mudik 2021 Kabupaten Bogor, Jawa Barat. KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANKepolisian Resor Bogor melaporkan, ada sebanyak 43,662 jenis kendaraan yang diperiksa petugas di delapan titik pos penyekatan jalur mudik 2021 Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penumpang juga diminta agar melakukan tes kesehatan secara mandiri di daerah asal untuk menghindari penumpukan di pelabuhan.

Baca juga: Ini Cara Pemerintah Cegah Lonjakan Covid-19 Selama Arus Balik Mudik

“Ada satu catatan bahwa untuk menghindari adanya penumpukan di Bakauheni, maka kami meminta kepada para penumpang agar melakukan tes rapid antigen secara mandiri di daerah asal keberangkatan. Penumpang wajib membawa hasil negatif tes rapid antigen tersebut sebelum keberangkatan,” serunya.

Pada kesempatan berbeda, Budi Karya sempat menyampaikan bahwa minat masyarakat yang nekat mudik masih tinggi meski sudah ada aturan dilarang mudik Lebaran 2021 dengan berbagai upaya penindakan di lapangan.

Hal ini diakui Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, usai meninjau Bandara Soekarno-Hatta dan Pos Penyekatan di Gerbang Tol Cikarang Barat, KM 12 Tol Jakarta – Cikampek, Rabu (12/5/2021) lalu.

Bahkan, tingginya animo pemudik membuat petugas di lapangan kewalahan dalam menjalankan tugasnya, terutama untuk menghalau pemudik di jalur darat.

“Pengendalian transportasi di sektor darat tantangannya lebih besar dibandingkan sektor lainnya, karena potensi masyarakat yang ingin mudik di sektor darat ini tinggi sekali,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis (13/5/2021) lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Dalam beberapa hari terakhir memang masih banyak orang bepergian ke luar kota melalui jalur darat, terutama menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor.

“Oleh karenanya effort yang dilakukan rekan-rekan petugas di lapangan baik dari TNI, Polri, Dishub, KKP, Satgas, dan unsur terkait lainnya adalah suatu hal yang luar biasa. Kesabaran para petugas dalam menangani masyarakat pengguna transportasi darat pun sudah dilakukan dengan baik,” kata Budi Karya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X