KSPI: Masih Banyak Perusahaan yang Belum Bayar THR

Kompas.com - 17/05/2021, 13:09 WIB
Presiden KSPI Said Iqbal saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait TKA dengan Komisi IX DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2017). Pramdia Arhando JuliantoPresiden KSPI Said Iqbal saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait TKA dengan Komisi IX DPR di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyebut banyaknya pelaku usaha yang belum membayarkan kewajiban Tunjangan Hari Raya (THR).

Hal itu disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal bahwa masih ada laporan terkait pembayaran THR. Terutama bagi sektor padat karya.

"Sektor industri yang masih banyak belum membayar (THR) antara lain tekstil, garmen, makanan dan minuman, dan industri padat karya lainnya," ujar Said saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (16/5/2021).

Said bilang sektor industri tersebut telah mengalami pemulihan. Namun, kondisi pandemi virus corona (Covid-19) masih dijadikan tameng bagi pelaku usaha.

Baca juga: H-1 Lebaran, Posko THR Kemnaker Tampung 977 Aduan Masyarakat

Laporan yang diterima KSPI juga disebut Said terdiri dari berbagai daerah. Terutama bagi daerah sektor industri di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatra Utara.

"Ada ratusan perusahaan bermasalah dengan THR buruh," terang Said.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KSPI mendorong agar pemerintah segera menindaklanjuti masalah pembayaran THR tersebut. Pasalnya saat ini Said bilang tidak ada tindakan dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan telah menerbitkan aturan terkait kewajiban pembayaran THR pada tahun 2021. Pembayaran THR dilakukan secara penuh tidak seperti tahun sebelumnya yang dapat dicicil karena pandemi Covid-19. (Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Handoyo)

Baca juga: Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: KSPI sebut banyak pelaku usaha tak bayar THR



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X