Pemerintah Punya Utang ke Bulog Rp 1,28 Triliun, Buwas Minta Bantuan DPR

Kompas.com - 18/05/2021, 14:12 WIB
Direktur Utama Perum BULOG Budi Waseso saat peluncuran, Senin (26/4/2021). Humas BulogDirektur Utama Perum BULOG Budi Waseso saat peluncuran, Senin (26/4/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pemerintah memiliki piutang kepada Bulog sebanyak Rp 1,28 triliun.

"Total piutang pemerintah kepada Perum Bulog sampai dengan Mei 2021 sebesar Rp 1,279 triliun," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (18/5/2021).

Dia merinci jumlah total piutang ini terdiri dari piutang pelepasan stok turun mutu sebesar Rp 173,83 miliar, cadangan beras pemerintah ketersediaan pasokan dan stabilitas harga alias CBP KPSH sebesar Rp 872,81 miliar, CBP Bencana Alam sebesar Rp 36,75 miliar, Cadangan Stabilitas Harga Pangan (CSHP) gula sebanyak Rp 11,23 miliar, dan kekurangan penagihan CSHP gula sebanyak Rp 184 miliar.

Pria yang kerap disapa Buwas itu mengatakan, status masing-masing piutang juga berbeda-beda.

Baca juga: Promo Tambah Daya Listrik Tersedia hingga Akhir Mei, Ini Biayanya

Misalnya saja untuk piutang pelepasan stok turun mutu, statusnya sudah masuk proses review BPKP. Lalu untuk piutang CBP KPSH dan CBP Bencana Alam sudah masuk dalam proses penyampaian pembukaan blokir DIPA 2021.

Sementara itu untuk status piutang CSHP gula sudah masuk proses penagihan dan status kekurangan penagihan CSHP gula sudah masuk dalam hasil riview BPKP sebesar Rp 152 miliar saat laporan hasil riview menunggu pembahasan lebih lanjut antara BPKP, Bulog, dan Kemendag.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buwas menilai bahwa pembayaran utang penting bagi Bulog agar bisa membayar utang lagi ke pihak lain.

Oleh sebab itu, Bulog meminta bantuan ke DPR RI agar mendorong pemerintah mau membayarkan utangnya.

"Mengingat pencairan utang pemerintah kepada Perum Bulog sangat penting dan berdampak kepada pengolahan arus kas perusahaan, kami sangat mengharapkan dukungan agar pelunasan piutang pemerintah kepada Perum Bulog dapat segera dilakukan," ungkap dia.

Baca juga: Bulog Pastikan Tidak Akan Impor Beras hingga Akhir 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.