Sempat Tutup karena Kerumunan, Kini Stasiun Tanah Abang Beroperasi Normal

Kompas.com - 18/05/2021, 18:07 WIB
Suasana Stasiun Tanah Abang pasca rekayasa perjalanan KRL di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/5/2021). Untuk antisipasi potensi penyebaran COVID-19 akibat kepadatan aktivitas di kawasan Pasar Tanah Abang, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan rekayasa perjalanan untuk kereta rel listrik (KRL) tidak akan berangkat dan berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Stasiun Tanah Abang pasca rekayasa perjalanan KRL di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/5/2021). Untuk antisipasi potensi penyebaran COVID-19 akibat kepadatan aktivitas di kawasan Pasar Tanah Abang, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan rekayasa perjalanan untuk kereta rel listrik (KRL) tidak akan berangkat dan berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB.


JAKARTA, KOMPAS.com - Stasiun Tanah Abang kembali beroperasi normal melayani naik dan turun penumpang KRL mulai hari ini, Selasa (18/5/2021).

Sebelumnya, Stasiun Tanah Abang sempat tidak melayani naik dan turun penumpang pada pukul 15.00-19.00 WIB sejak 3-17 Mei 2021

Kebijakan ini diambil sejalan dengan aktivitas masyarakat yang sudah kembali bekerja usai libur Idul Fitri 2021.

Baca juga: Cegah Kerumunan Tanah Abang, Ini Rute dan Jam Operasi KRL Terbaru

Selama 15 hari pembatasan, Stasiun Tanah Abang hanya melayani rata-rata 17.457 penumpang per hari dibanding sebelumnya yang mencapai 31.355 penumpang per hari.

Stasiun Tanah Abang sendiri setiap harinya melayani 374 perjalanan KRL dengan tujuan Bogor, Angke/Jatinegara, dan Serpong/ Parung Panjang/ Rangkasbitung.

Selain itu, KAI Commuter juga kembali memberlakukan pintu akses tunggal di Stasiun Tanah Abang sisi utara, sehingga akses keluar dan masuk Stasiun Tanah Abang sisi selatan atau mengarah ke Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) masih ditutup pada waktu-waktu tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pengguna yang hendak transit atau hanya berpindah rangkaian kereta tanpa keluar/masuk di Stasiun Tanah Abang diarahkan melalui hall sisi selatan stasiun,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, dalam keterangannya, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Stasiun Gresik Bakal Hidup Lagi Usai Mati Suri sejak 1980

“Sementara pengguna yang hendak keluar stasiun seluruhnya diarahkan melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ke hall sisi utara stasiun,” sambungnya.

Ia juga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna selama pembatasan di Stasiun Tanah Abang pada sore hari.

“KAI Commuter mengajak para pengguna untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan saat sebelum dan sesudah naik KRL,” tegasnya.

Selain itu pengguna juga diwajibkan membawa barang bawaan sesuai ketentuan yaitu dengan dimensi 40 cm x 30 cm x 100 cm.

Baca juga: Hari Ketiga Larangan Mudik, Penumpang KA di Stasiun Pasar Senen Turun 90 Persen

Sebelumnya, KAI Commuter menerapkan rekayasa operasional KRL untuk mencegah kerumuman di area Pasar Tanah Abang, termasuk di Stasiun Tanah Abang. Pasalnya, situasi Stasiun Tanah Abang sempat beberapa kali ramai dan terus berulang.

Karena itu, pihaknya menerapkan kebijakan baru sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 dari adanya kepadatan di kawasan Tanah Abang menjelang masa larangan mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri.

Anne Purba menegaskan mulai Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang tidak melayani naik turun pengguna KRL pada pukul 15.00 – 19.00 WIB. Kebijakan ini diambil usai kunjungan dari Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya, dan Pangdam Jaya ke kawasan Tanah Abang pada Minggu 2 Mei 2021.

Baca juga: Update 55 Stasiun yang Buka Layanan Tes GeNose C19 Terbaru

“Dengan mempertimbangkan potensi kepadatan masyarakat yang hendak kembali ke daerah asalnya menggunakan KRL Commuter Line usai beraktivitas di kawasan Tanah Abang, maka pada sore hari Stasiun Tanah Abang sementara tidak melayani naik turun pengguna KRL,” kata Anne Purba dalam keterangannya, Minggu (2/5/2021).

Dengan kebijakan tersebut maka mulai Senin 3 Mei 2021 setiap pukul 15.00 – 19.00, rute dan jam operasi KRL juga mengalami perubahan. Namun kini, semua perubahan tersebut sudah Kembali normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.