Daftar Terbaru Fintech P2P Lending Terdaftar dan Kantongi Izin OJK

Kompas.com - 18/05/2021, 19:45 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK/JoyseulayIlustrasi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali merilis data terbaru fintech peer to peer (P2P) lending yang terdaftar maupun berizin.

Sampai dengan 4 Mei 2021, total ada 138 fintech yang terdaftar di OJK, di mana 57 diantaranya sudah mengantongi izin.

Manajemen OJK menyatakan, tedapat 8 pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending karena penyelenggara tersebut mengembalikan tanda terdaftar.

Baca juga: Mudahkan Transaksi Offline, OVO Gandeng Bank Mandiri

Kedelapan fintech tersebut yaitu PT Arga Berkah Sejahtera, PT Berkah Kelola Dana, PT Danon Digital Nusantara, PT Mitra Pendanaan Mandiri, PT Amanah Karyananta Nusantara, PT Digilend Mobile Nusantara, PT Digital Yinshan Technology, dan PT Finlink Technology Indonesia.

"Adapun terdapat penambahan 1 penyelenggara fintech lending berizin yaitu PT Lumbung Dana Indonesia," tulis OJK dalam keterangannya, Selasa (18/5/2021).

Dengan demikian, jumlah penyelenggara fintech lending berizin dan terdaftar menjadi 138 penyelenggara, dengan rincian 57 penyelenggara berizin, dan 81 penyelenggara terdaftar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"OJK mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK," tulis OJK.

Baca juga: Cara Buka Rekening Digibank Online, Tanpa Perlu ke Bank

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.