OJK Diminta Pidanakan Fintech yang Teror Guru TK di Malang

Kompas.com - 19/05/2021, 06:01 WIB
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira  di Jakarta, Kamis (21/11/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAPeneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Indef Bhima Yudhistira Adhinegara meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menuntaskan kasus yang menimpa Melati, guru TK di Malang, yang terlilit utang akibat meminjam dana di pinjaman online (pinjol) ilegal.

Pasalnya kata Bhima, fintech ilegal tak hanya melanggar aturan saja, tapi tindakannya dalam menagih utang nasabah dengan menggunakan jasa debt collector sudah masuk dalam ranah pidana.

"OJK harus tuntaskan kasus tersebut, fintech yang pakai debt collector dan mengancam bukan saja harusnya dibekukan tapi juga masuk ranah pidana," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Sosok S Guru TK yang Terjerat 24 Pinjaman Online, 13 Tahun Mengajar, Pinjam Uang untuk Kuliah S1

Ia juga berharap kejadian yang menimpa Melati tidak terjadi lagi. Oleh karena itu, ia menilai diperlukan perlindungan data pribadi yang menjadi kuncinya.

Selain itu, Bhima mengusulkan adanya pendanaan pendidikan melalui skema student loan. Skema ini dinilai dapat menjadi jawaban bagi permasalahan pendidikan tinggi di Indonesia.

Apalagi saat ini, biaya kuliah menjadi salah satu faktor utama mahasiswa putus kuliah di Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, tanpa student loan, masyarakat bisa selalu lari dan meminjam ke perusahaan pinjaman online abal-abal.

Student loan juga dinilai bisa membantu masyarakat Indonesia mengakses pendidikan tinggi tanpa khawatir biaya. Penyediaan student loan seperti DANAdidik, akan sangat mengurangi potensi adanya penipuan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Daftar Terbaru Fintech P2P Lending Terdaftar dan Kantongi Izin OJK

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X